Suara Pembaharu ideas 2018

Suasana pertandingan Voli kategori putri di Milad ke-21 MAN Model 1 Manado.
Suarapembaharu.com - MAN Model 1 Manado menggelar sejumlah pertandingan olahraga yang melibatkan belasan tim baik putra maupun putri dari berbagai sekolah yang ada di Sulawesi Utara.

Pertandingan yang melibatkan sekolah-sekolah yang ada di Sulut ini digelar sejak Sabtu (9/2) kemarin berlangsung meriah di Lapangan MAN Model 1 Manado.

Ketua Panitia, Fatmawati Marlina Lasimpala mengatakan, setelah bertanding ketat, dari belasan tim untuk pertandingan Voli di antaranya keluar sebagai juara satu sampai tiga, kategori putra dan putri.

Untuk kategori putra, juara 1 disabet SMAN 1 Manado, peringkat 2 diraih SMAN 3 Manado dan posisi ketiga diraih SMK 3 Airmadidi.

"Sementara putri, juara 1 diraih oleh SMAN 1 Manado, posisi 2 SMA Rexmundi Manado dan posisi 3 dialraih SMAN 3 Manado," kata Fatma.

Sedangkan untuk pertandingan futsal, lanjut Fatma, peringkat 1 diraih oleh SMAN 3 Manado, peringkat 2 diraih oleh SMA 2 Bitung dan peringkat  3 diraih oleh MAN Model 1 Manado.

Kemudian untuk pertandingan basket, peringkat 1 diraih oleh SMA Eben Hezer A, posisi 2 diraih oleh SMA Eben Heze B dan posisi 3 diraih oleh SMAN 1 Manado.

"Pertandingan ini dalam rangka memperingati Milad ke 21 MAN Model 1 Manado," ujarnya.

Sementara itu, Kepala MAN Model 1 Manado, Syarif Afiat Salim Raya berharap, dengan kegiatan tersebut dapat melahirkan bibit handal dalam cabang olahraga yang diperlombakan.

"Kami berharap pada Milad selanjutnya, acara serupa masih bisa terlaksana dengan baik dan lebih meriah lagi," harapnya.(tsir)

Sangige, suarapembaharu.com - Sering bermasalahnya rute kapal perintis yang melayani antar pulau yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe turut menjadi keprihatinan Kantor Unit Penyelenggara (KUPP) Kelas II Tahuna. Tak heran, selaku instansi teknis perhubungan laut, KUPP akan mengusulkan pangkalan kapal perintis tersebut berada di Tahuna.



Hal ini dikatakan Kepala KUPP Kelas II Tahuna, Mocodompis Muhaling belum lama ini. Mengawali rencana usulan dimaksud, Muhaling akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara yang selama ini menangani kapal perintis, selanjutnya usulan akan diteruskan ke Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat ini.

”Hanya ini caranya agar rute kapal perintis dapat berjalan lancar karena kita dapat mengaturnya dari Tahuna,” kata Muhaling, Selasa (19/02/2019).

Ditambahnya pula, dimana usulan pengalihan pangkalan kapal perintis ke Tahuna juga tak hanya
mempermudah pengaturan rute perjalanan kapal, tapi akan mempercepat pula perputaran perekonomian masyarakat yang ada di pulau-pulau, termasuk ketika ada warga yang sakit ketika
hendak berobat ke Tahuna tak perlu lagi menunggu kedatanga kapal sampai ber minggu-minggu.

"Kan sudah ada pengalaman baru-baru ini saat perayaan tahun baru, penumpang warga pulau terluar terpaksa harus tertahan bersama barang keperluan mereka, karena terganggunya rute pelayaran akibat dariadanya beberapa kapal perintis yang rusak,” tambah Muhaling.

Muhaling  juga berharap ada dukungan dari pemerintah setempat maupun pemerintah provinsi agar pemindahan pangkalan kapal perintis ke Tahuna secepatnya terealiisasi.

Sementara akibat dampak dari adanya gangguan rute pelayaran kapal perintis yang terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru Desember 2018, warga pulau terluar Marore dan sektiarnya sempat mendatangai rumah jabatan bupati guna mengadu nasib mereka yang cukup lama tertahan di dermaga Tahuna.

" Pak Bupati pun langsung meminta pihak Dinas Perhubungan memfasilitasi kepulangan warga dengan menggunakan kapal milik Pemkab Sangihe," tutup muhaling.

(ReynaldiTulong)

Sangihe, suarapembaharu.com - Dalam rangka memasuki Pemilihan Umum (Pemilu) serentak di seluru Indonesia tahun 2019, dalam hal ini  Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe dihimbau untuk tidak terlibat Politik prakris.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sangihe, Edwin Roring


Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Edwin Roring, kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya, Senin (18/2/2019) kemarin.

Dalam wawancara Roring mengatakan bahwa, tahapan Pemilu saat ini tengah bergulir dan membutuhkan komitmen dari seluruh ASN yang ada di kabupaten kepulauan sangihe dalam menyikapinya untuk tidak terlibat langsung dalam pesta demokrasi ini.

Meskipun memiliki hak suara untuk menentukan pilihan sesuai dengan pribadi mereka, penegasan Sekda tersebut menyikapi indikasi ASN dilingkup Pemkab Sangihe terlibat Politik praktis.

"ASN walaupun memiliki hak suara dalam menentukan pilihan, namun ada regulasi aturan yang harus dipatuhi," katanya.

Jadi saya menghimbau kepada ASN agar tidak terlibat dalam Politik praktis, apabila terbukti maka nantinya akan ada sanksi bagi para ASN yang terlibat dalam Politik praktis tersebut.

"Apakah itu saksi sedang dan berat. Apabila terbukti tertangkap tangan sementara  mengajak, menghimbau dan memasang atribut salah satu calon itu akan mendapat tindakan atau sangsi sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkas Roring.

(ReynaldiTulong)

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.