Suara Pembaharu ideas 2017

Manado, suarapembaharu.com -  Masa membludak, menghadiri Konser musik rohani dalam rangka penutupan Paskah Nasional dan Pekan Kerukunan Nasional Tahun 2017.
Ketua KNPI Sulawesi Utara, Jackson Kumaat memberi sambutan saat konser musik Rohani
Konser Musik rohani inipun disponsori Go Jacko Foundation dan KNPI Sulawesi Utara.

Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw pun langsung menutup Pekan Paskah Dan Kerukunan Nasional Dengan Konser Musik Rohani ini, Didampingi Ketua KNPI Sulut yang juga Ketua Panitia Konser Jackson Kumaat.
Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw Menutup Pekan Paskah Dan Kerukunan Nasional Dengan Konser Musik Rohani, Didampingi Ketua KNPI Sulut/Ketua Panitia Konser Jackson Kumaat, Bersama beberapa Panitia Inti
Sesudah dibuka dengan doa Pdt. Johan Manampiring, kegiatan konser musik rohani Paskahpun langsung dimulai dengan menampilkan Tim Sidney Mohede dan JPCC dari Jakarta  yang didatangkan  langsung oleh Jackson Kumaat.

Puluhan ribu penonton terlihat bersukacita dengan ikut menyanyi bersama dengan lagu-lagu rohani yang sudah tidak asing bagi kaum muda gereja.
Foto konser musik rohani yang diambil dari, terlihat padatnya masa yang menghadiri.

Manado, suarapembaharu.com - Konser musik rohani dalam rangka penutupan Paskah Nasional dan Pekan Kerukunan Nasional Tahun 2017. disponsori Go Jacko Foundation dan KNPI Sulawesi Utara.

Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw pun langsung menutup Pekan Paskah Dan Kerukunan Nasional Dengan Konser Musik Rohani ini, Didampingi Ketua KNPI Sulut yang juga Ketua Panitia Konser Jackson Kumaat

Sebelum kegiatan di lapangan koni dari sore sampai malam, Jumat (28/4) ini, diadakan terlebih dahulu dengan kirab dan pawai yang diikuti segenap komponen pemuda yang dikoordinasi oleh KNPI Sulut yang dikomandani oleh Jackson Kumaat.   Kirab ini juga dimeriahkan penampilan Marching Band dari siswa STPDN Sulut dan SMAN 1 Tomohon.

Dalam sambutannya Ketua DPD KNPI Sulut dan juga selaku ketua panitia konser Paskah mengungkapkan ungkapan syukur oleh kehadiran penonton dari berbagai jemaat se-Sulut yang membanjiri lapangan KONI Sario Manado.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw dalam sambutan penutupnya menyampaikan bahwa suksesnya kegiatan ini membuktikan bahwa Sulut merupakan Laboratorium Kerukunan di Indonesia.

Sesudah dibuka dengan doa oleh Pdt. Johan Manampiring, kegiatan konser musik rohani Paskahpun langsung dimulai dengan menampilkan Tim Sidney Mohede dan JPCC dari Jakarta  yang didatangkan  langsung oleh Jackson Kumaat.  Puluhan ribu penonton terlihat bersukacita dengan ikut menyanyi bersama dengan lagu-lagu rohani yang sudah tidak asing bagi kaum muda gereja.

Makassar, suarapembaharu.com - Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Korwil Sulawesi Selatan akan menyelenggarakan Workshop “Teknik Pembuatan Mikroba untuk Jagungkan Lahan Tidur” di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh). Workshop akan dilaksanakan Senin, 1 Mei 2017.

Korwil GEMPITA Sulawesi Selatan, Asrul Herman dalam rilisnya menyampaikan, bahwa tujuan penyelenggaraan Workshop ini  yakni untuk mengoptimalkan pemanfaatan mikroba di Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan  dalam upaya peningkatan produktifitas pertanian khususnya program jagungkan lahan tidur sekaligus peningkatan produktifitas pangan,

Workshop yang menghadirkan Narasumber DR. Anton Muhibuddin  yang juga merupakan Presiden Core to Core Program (CCP)    wilayah Indonesia, Workshop  ini juga sebagai apresiasi  bagi keberlanjutan generasi pertanian yang menjadi tumpuan modernisasi pertanian yang dicanangkan Menteri Amran Sulaiman.

“Ilmuwan Core to Core Program (CCP) di seluruh dunia yang jumlahnya berkisar 200 orang. Mereka terdiri dari  berbagai perguruan tinggi terkemuka di Asia dan Eropa seperti University of Manchester, Beuth University Jerman, Kasetsart University, Okayama University, Kyushu University, Yamaguchi University, Ritsumeiken University, termasuk Universitas Gadjah Mada,Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan  Universitas Brawijaya”.

"Diharapkan, pemanfaatan produk penelitian yang dihasilkan Core to Core Program (CCP)   dapat diimplementasikan dalam  program jagungkan lahan tidur. Sebab program Jagungkan  Lahan tidur Gempita yang mengharuskan Perluasan Areal tanam mayoritas  dilahan sub-optimal tentu mesti ditangani secara cepat dan tepat.  Pemanfaatan mikroba sebagai agen hayati akan  sangat membantu mengatasi  fenomena tersebut," ucap Asrul

Asrul Herman juga menambahkan, bahwa produk teknologi yang dihasilkan ilmuwan sudah seharusnya dapat diimplementasikan guna mendukung keberlanjutan Swasembada Pangan di Indonesia,

"Pelatihan ini diharapkan membekali Generasi Muda untuk mengatasi permasalahan pertanian melalui optimasi pemanfaatan mikroba (agen Hayati) yang bahan bakunya banyak  tersedia disekitar kita," imbuhnya.

"Penyelenggaraan workshop Gempita bertujuan untuk meningkatkan skill Generasi  muda dalam rangka menarik minatnya  ke sektor pertanian sebagai peluang  kerja menjanjikan. Dengan bekal skill yang mencukupi, diharapkan akan lebih mudah menghadapi tantangan dan mampu berkreasi menciptakan lapangan pekerjaan terutama yang berhubungan dengan dunia pertanian," kunci Asrul.

Sahrul Setiawan

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.