Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, suarapembaharu.com - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, kota Bitung kembali memperlihatkan kuatnya rasa kebersamaan cinta damai antar umat beragama.



Lewat kegiatan Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) menggelar kegiatan doa bersama, Selasa, (12-12-2017) di pusat Kota Bitung.

Kegiatan yang dihadiri oleh Wali Kota Bitung Max J Lomban dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas terlaksannya kegiatan doa bersama antar umat beragama ini.

"Ini salah satu bukti kesatuan dan persatuan di Kota Bitung tetap terpelihara," jelasnya.

Kepada seluruh umat beragama di Kota Bitung, mari saling mengormati dan menghargai dalam merayakan hari raya agama masing-masing.

"Jika ada provokator yang hendak merongrong persatuan dan kesatuan masyarakat Bitung, mari kita usir dia agar kebersamaan dan rasa persaudaraan di kota ini tetap terjaga," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Pdt Franki Kalalo  didampingi 6 para tokoh agama memanjatkan doa untuk keamanan dan kedamaian Kota Bitung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Badan Kontak Umat Muslim, Gerakan pemuda Ansor, Dewan Masjid Indonesia, serta panji Yosua.

Reporter : Yaser Baginda
Editor     : Arham Licin

Manado, Suarapembaharu.com - Terkait kelangkaan gas LPG 3 kg dan seringkali dijual mahal kepada masyarakat mendapat teguran dari Komisi B DPRD kota Manado. Revani Parasan Ketua Komisi B mengatakan, pasokan gas LPG 3 kg akan dihentikan bagi penjualan eceran.
(foto Laks) Sales Manager Pertamina Manado
Senada dengan Ketua Komisi B DPRD kota Manado, Sales Manager Pertamina Parrama Ramadhan juga berharap dikelurahan kelurahan bisa ada pangkalan gas LPG 3 kg, agar tidak ada lagi warung yang menjual secara eceran dengan harga tinggi.

 "Untuk yang diwarung-warung tak usah lagi dijual, karena harga yang dijual sekiar 25 ribu. Kalau memang bisa kelurahan saja yang ada pangkalan, larang aja pengecer LPG 3 kg hanya untuk rumah tangga dan usaha mikro,"ucap Parrama, Selasa (12-12-2017).

 Hal ini disampaikan keduanya saat mendatangi agen LPG di Kairagi dalam rangka monitoring stok gas LPG 3 kg jelang Natal dan Tahun Baru

 "Kami akan buat peraturannya bagi pengecer karena sudah ada pangkalan dan kami akan koordinasi dengan Wali Kota Manado," tegasnya.

Reporter : Nanang Noholo
Editor : Arham Licin

Minahasa Suarapembaharu.com - Kegiatan akbar Gebyar Aksi Bela Negara kemarin Sukses dilaksanakan oleh pemerintah pusat yang sudah dijadikan agenda Nasional ini di Stadion Maesa Tondano, Minahasa, Senin (11-12-2017).

Dalam rangkaian kegiatan ini juga ada dua kegiatan besar lainnya yaitu Sarasehan dengan pembicara Mantan Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE dan Konser Bela Negara yang menampilkan Slank, Mongol dan Gio Indonesian Idol 2014.

Dalam kegiatan Sarasehan Mantan Presiden kelima yang memiliki nama lengkap Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri Menyatakan bahwa aksi bela negara ini sangat lah penting bahkan aksi bela negara ini menjadi satu momentum penting bagi bangsa dalam melawan isu-isu dan paham-paham yang bertentangan dengan dasar Negara.

"Kegiatan Bela Negara ini sendiri adalah kegiatan yang seharusnya menjadi bagian penting bagi bangsa dimana sekarang begitu banyak budaya dan hal-hal baru yang masuk ke Indonesia. Kegiatan bela negara ini juga adalah salah satu cara menunjukan bahwa walaupun kita berbeda kita tetaplah satu, yang di satukan oleh Republik Indonesia maka dari pada itu sangatlah tidak cocok apabila kita melihat adanya paham yang ingin mendirikan Negara Khilafa. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan melawan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini" ucap Presiden RI Wanita satu-satunya hingga sekarang ini.

Sementara hal berbeda disampaikan oleh Menhan Ryamizard Ryacudu yang menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan bela negara ini adalah untuk mengingatkan kembali kepada Masyarakat bahwa pentingnya mempertahankan idiologi dan keutuhan bangsa serta memaparkan mengapa dipilihnya Sulut menjadi tuan rumah kegiatan Nasional ini.

"Kegiatan ini untuk mencega akan masalah-masalh bela negara, ya kalu bukan kita siapa lagi yang akan melaksanakan bela negara dan kita perlu diingatkan. Orang Kristen diingatkan setiap hari minggu orang islam diingatkan setiap hari Jumat, jadi bela negara ini sangat penting. Dan dipilihnya Sulut menjadi tuan rumah karena daerah ini menjadi contoh dimana bentuk toleransi antar umat beragama sangatlah tinggi"ujar Menhan.

Diketahui acara ini berjalan baik dan dikuti oleh ribuan masyarakat Sulut, berbagai Organisasi kemasyarakatan, Instansi pemerintah pusat, instansi pemerintah yang ada di Sulut dan yang menjadi suatu kehebohan ialah Hadirnya Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Reporter : Riedel Memah
Editor : Arham Licin

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.