Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Menindak lanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri, Nomor 470. 13/11176/SJ, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kota Bitung (Dukcapil) bakal melakukan pemusnahan e-KTP yang sudah invalid atau rusak.



Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kota Bitung, Efrenhard Lomboan kepada media ini, Selasa (18/12/2018).

"Rencananya hari ini akan di adakan pemusnahan. Akan tetapi masih ada agenda rapat nanti akan di kordinasikan dengan pimpinan," ucap Lomboan.

Untuk jumlah e-KPT yang invalid atau rusak di Bitung, kata Lomboan, sampai kemarin terdata ada 3005 keping e-KTP dan mungkin akan bertambah hari ini.

"Nantinya pemusnahan e-KPT melalui cara pembakaran yang merupakan standar operasional prosedur (SOP) baru. Sebelumnya kami hanya melakukan pengguntingan," katanya.

Selain itu, Lomboan menjelaskan, setelah melakukan pemusnahan kami diminta minta membuat berita acara untuk disampaikan langsung kepada Mendagri.

""Sesuai arahan Mendagri di surat edaran hasil pemusnahan e-KTP yang rusak atau invalid agar di laporkan kepada Medagri melalui Dirjen Dukcapil," pungkasnya.

(YaserBaginda)


Bitung, suarapembaharu.com - Tim Oprasional Satuan Raserse Narkoba Polres Bitung berhasil mengamankan Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus sebanyak 550 liter, Minggu (17/12/2018) kemarin di Kelurahan Girian Permai, Kecamatan Girian, Kota Bitung.



Dari data yang dihimpun, 550 liter cap tikus diamankan di rumah lelaki FS (35), dengan rencana barang haram tersebut akan diedarkan ke Papua.

Kasat Narkoba Polres Bitung, AKP Frelly Sumampouw saat dikonfirmasi mengatakan, barang bukti sudah di amankan berupa 1 unit mobil Avanza warna putih, 10 gelon 25 liter cap tikus bersama dengan 11 plastik .

"Diduga kuat para penampung cap tikus ini akan mengedarkan ke Papua melalui jalur laut," kata Frelly.

Dia juga menambahkan, untuk menyambut natal aman dan damai dia minta masyarakat dapat bekerja sama dengan Polres Bitung apa bila mengetahui adanya warung yang masi menjual miras.

"Jika ada warung yang masih menjual Miras pasti kita langsung tindak, Polres Bitung siap melayani 24 jam laporan," pungkasnya.

(YaserBaginda)

Bitung, suarapembaharu.com - TK Yayasan Hangtuah, Jln. Yossudarso No 85, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa di hebohkan dengan sosok mayat perempuan, Senin (17/08/2018) sekitar pukul 08:00 Wita.



Salah satu pengawas yayasan, Ibu Alci mengungkapkan mayat tersebut bernama Ati Jafar (40) warga Kelurahan Bitung Tengah, Lingkungan 8 Rt 003 sebagai pembersih sekolah di TK.

"Ati kurang lebih sudah 3 tahun bekerja di sekolah, bekerja sebagai pembersih sekolah," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Maesa, Kompol Moh Kamidin membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Untuk sementara belum diketahui secara pasti korban meninggal, Anggota sudah di lokasi sementara olah TKP," pungkasnya.

(YaserBaginda)

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.