Suara Pembaharu ideas 2018

Magelang, suarapembaharu.com - Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change  sekaligus  berwawasan kebangsaan.


Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada seminar nasional yang bertemakan "Mempersiapkan Generasi Muda Dalam Membangun Peradaban Modern Guna Mendukung Pertahanan Negara", di Lembah Tidar Akademi Militer, Magelang, Kamis (20/9/2018).

Menurut Alumni Akmil 1986 ini, generasi muda saat sekarang sangat berbeda dengan era sebelumnya. Kemajuan teknologi informasi yang bergerak secara eksponensial telah merubah dunia menjadi semakin kecil dan tanpa batas, serta menggiring generasi muda kedalam paradoks kehidupan yang bisa menguntungkan juga menghancurkan masa depan dirinya maupun bangsanya.

Di abad informasi dan globalisasi seperti saat ini, Ilmu pengetahuan dan akses terhadap informasi terbuka dari bermacam-macam sumber menjadikan cara pandang generasi muda jauh lebih luas serta menimbulkan paradoks seperti yang telah dirasakan sejak akhir abad ke-20.

Menyadari fenomena era modern tersebut lanjut Wakasad, mengutip pernyataan Ir. Sukarno dan Suharto serta Presiden Ir. Joko Widodo yang  menekankan tentang peran generasi muda yang penuh tantangan di era persaingan global yang destruktif dan perkembangan teknologi yang bergerak sangat dinamis.

"Kita, rakyat dan negara Indonesia, mau tidak mau, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, pasti akan memasuki era yang penuh tantangan ini. Sebagai bangsa petarung, kita harus yakin menghadapinya”, tegas Wakasad.

Dihadapan 714 peserta baik Mahasiswa/i se-Jateng-DIY dan  Taruna/i Akmil, AAL, AAU dan Akpol, Wakasad mengingatkan agar generasi muda selalu terhadap perkembangan lingkungan strategis, terutama sepak terjang negara yang memiliki kekuatan besar dibidang politik, ekonomi dan Hankam seperti Amerika Serikat dan Rusia serta China.

"Rivalitas antar negara adi daya tersebut semakin meruncing, dan  inisiatif Amerika Serikat mengganti istilah Asia-Pasifik menjadi Indo-Pasifik menandakan adanya perubahan strategi dan proyeksi konflik masa depan yang mengarah ke sentral pertumbuhan paling menjanjikan yaitu di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur,” papar Tatang sapaan akrab Wakasad.

Menurut Tatang, di kawasan regional Asia masih banyak permasalahan yang tidak bisa dikesampingkan dapat mengancam kepentingan Indonesia, seperti krisis Laut Cina Selatan, terorisme, radikalisme, ISIS dan  berbagai kejahatan transnasional termasuk fakta pertahanan yang dibangun negara tetangga. 

Sedangkan di dalam negeri, ditengah badai internet dan media sosial, bangsa kita juga sedang mengalami euphoria demokratisasi yang tidak sehat dan juga penguatan faham radikalisme dan intoleransi yang dapat menghancurkan bangsa. 

“Tantangan dan persoalan di era Revolusi Industri 4.0 ini mencerminkan tuntutan pekerjaan yang akan dihadapi generasi muda kini. Kekhawatiran utama dimasa depan kita adalah kemampuan untuk mempertahankan dan mengelola seluruh sumber daya bangsa. Saat ini kita harus cermati berbagai ancaman berbasis teknologi yang  seperti  thread, cyber thread,  inequality thread dan lain sebaginya yang dapat memicu konflik perpecahan bangsa, "  terang Wakasad

"Kalian harus sadari dan pahami semua permasalahan bangsa serta terus membina diri untuk menjadi generasi yang berdaya saing global, karena nantinya dapat dijadikan dasar menentukan langkah-langkah strategis dalam mengelola semua potensi kekayaan negara  kita yang demikian besar,” ujar Wakasad.

Untuk menghadapinya, generasi muda harus disiapkan sebagai aktor utama yang handal dalam pembangunan nasional yaitu sebagai agen perubahan sekaligus entrepreneur yang berwawasan kebangsaan yang tidak bisa hanya diperoleh dari pendidikan formal.

“Hal paling mendasar adalah pembangunan karakter untuk membentuk pribadi yang memiliki intelektualitas, nilai seni dan kreativitas, integritas serta keluhuran budi pekerti yang kuat untuk menghadapi setiap tantangan,” jelas Tatanga Sulaiman.

Dirinya berharap agar generasi muda harus selalu memelihara rasa bangga dan keinginan untuk membawa perubahan serta menumbuhkembangkannya dalam bentuk idealisme yang teguh.

"Generasi muda harus mau berfikir luas namun bertindak secara sederhana atau think globally, act locally," sambung Wakasad sembari berpesan kepada generasi muda untuk senantiasa bersemangat dan tanpa lelah menempuh jalan yang sulit namun mulia, dari pada memilih jalan yang mudah namun hina, serta jangan menjadikan keragaman yang ada sebagai perbedaan.

“Jadikanlah keragaman itu pelengkap dan penyempurna yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa”, pungkas Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman.

(*/tsir)

Pasaman, Suarapembaharu.com - Pekerjaan Pembangunan T/L 150 KV Kabupaten Pasaman - Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, hingga saat ini seakan tidak ada kejelasan.


Pasalnya, pembangunan milik PT. PLN ini dilaksanakan PT. Adhi Karya, telah kontrak sejak 14 Agustus 2017 kemarin. Namun diperkirakan, pekerjaanya baru terlaksana 10%, sementara waktu kontrak telah berjalan lebih dari Satu tahun. Anehnya lagi, pada papan informasi pekerjaan tidak ada dicantumkan berapa nilai kontrak pekerjaan itu.

Ketika awak media mewawancarai Pelaksana Lapangan pekerjaan itu, Dhanna Priniko, (20/9/18) yang didampingi Humasnya, Andi, ditanya kenapa sudah lebih Satu tahun kontrak pekerjaan berjalan yang terlaksana baru 10%, itupun baru pembangunan Gardu Induk, ia mengaku banyak mengalami kendala, namun ia enggan memberikan keterangan lebih apa saja kendala tersebut.

Dhanna Priniko menjelaskan, tahapan pekerjaan pembangunan baru dimulai April 2018 kemarin, sebab katanya  setelah pembebasan lahan diselesaikan PLN, baru PT. Adhi Karya melaksanakan pekerjaan pembangunan.

"Pembebasan lahan itu urusan PLN, PT. Adhi Karya hanya pelaksana pekerjaan", terangnya.

Kemudian ditanya terkait nilai kontrak yang tidak ada dipapan informasi  Dhanna Priniko mengatakan, sesuai kontrak dengan PLN, tata cara penulisan papan informasi tidak ada mencamtumkan nilai kontrak pekerjaan. "Kalau mau ditulis, ya ditulis, tidak ada masalah", ujarnya.

Padahal pemasangan Papan Informasi menjadi kewajiban sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai Negara wajib memasang papan informasi termasuk didalamnya nilai kontrak pekerjaan.

Sementara, ketika media ini konfirmasi kepada Camat Lubuk Sikaping dan Wali Nagari Sundata, Jumat, (21/9/18) terkait masalah pembebasan lahan warganya yang akan menjadi tempat tapak tower pembangunan T/L 150 KV itu. Camat dan Wali mengaku belum ada penyelesaian pembebasan lahan.

"Belum ada pembebasan lahan, tahun kemarin baru sosialisasi yang dilaksanakan PLN dengan masyarakat. Namun untuk kelanjutan sosialisasi itu hingga saat ini belum ada", terang Wali Nagari Sundata Rio Endria.

Camat Lubuk Sikaping, Mardianto, juga membenarkan hal tersebut. "Ya memang belum ada pembebasan lahan itu. Kemarin hanya sosialisasi pendataan lahan masyarakat yang rencana dijadikan tempat pembangunan tapak tower itu", kata Mardianto.

Mardianto juga menyampaikan, setelah sosilisasi itu belum ada kelanjutan  bahkan sampai sekarang diam saja. "Sampai saat ini diam saja, menghubungi PLN yang mensosialisasi kemarin tidak bisa, sebab nomor HP nya tidak ada", ujarnya.

Pantauan awak media waktu sosialisasi pendataan lahan pada tahun kemarin yang menjadi narasumber dari Manajer Pertanahan Medan Provinsi Sumatera Utara, Riko Ginting.

Namun tadi pagi, media ini mencoba konfirmasi kepada Riko Ginting tersebut, melalui via selulernya mengatakan,  "Maaf pak saya tidak disitu lagi, saya sudah pindah unit lagi", ungkapnya.

(Darlin)

Bolmut, suarapembaharu.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) sebagaimana telah diagendakan sebelumnya, hari ini, Rabu (19/09/2018) melaksanakan Pleno penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Bolmut.


Pleno penetapan ini dilaksanakan setelah selesainya  sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dikabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) di Mahkamah Konstitusi setelah MK menolak permohonan pembatalan hasil Pilkada Bolmut oleh pasangan Hamdan Datunsolang – Murianto Babay (HD-Muri), pada Sidang Pleno Mahkamah Konstitusi, Senin (17/9/2018).


Dalam sambutan pembukannya, Ketua KPU Bolmut, Lukman Daimasiki menyampaikan bahwa Sidang Pleno Mahkamah Konstitusi, Majelis Hakim menolak keseluruhan gugatan pasangan HD-Muri dalam eksepsi dan dalam pokok perkara.

“Hari ini kami mengadakan pleno, menindaklanjuti hasil putusan MK dengan tahapan penetapan terhadap DP - AL sebagai calon terpilih" ujar Lukman.
Lukman juga mengungkapkan kegembiraan KPU gembira dengan selesainya  Pilkada dengan waktu yang begitu panjang.


"Dengan pleno ini semua tahapan dan proses Pilkada telah selesai, dan mari kita bergandengan tangan untuk Bolmut kedepan" Harap Lukman

Pleno penetapan ini dituangkan dalam Berita Acara Pleno tentang Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Bolmut, berdasarkan 
Sementara itu, Calon Bupati terpilih, Depri Pontoh yang didaulat oleh KPU, dalam sambutannya menyampaikan harapan kepada masyarakat Bolmut untuk tetap menjaga kerukunan dan kekeluargaan.


"Pasca penetapan ini saya berharap agar semua urusan Pilkada sudah selesai, Saya minta kepada masyarakat Bolmut tinggalkan segala perbedaan, tidak ada lagi kebencian, saling hujat, mari kita bergandengan tangan untuk Bolmut kedepan. Khusus kepada Tim pemenangan, saya minta mari rajut kerukunan". Harap Depri.

Pelaksanaan Pleno ini dihadiri oleh Dandim 1303 Bolmong, Kapolres Bolmong, Kajari Bolmut, Bawaslu Bolmut, Unsur Pemerintah Daerah, Para camat, Sangadi, Pasangan Calon, PPK, PPS dan para undangan.

(FadlyBuyung/Adve)

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.