Suara Pembaharu ideas 2018

Kodim-BPBD Talaud Gelar Rakor Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana.
Talaud,Suarapembaharu.com - Dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana alam di wilayah teritorial, Kodim 1312/Talaud bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar rapat koordinasi (Rakor) kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (17/10/2018).

Rapat koordinasi yang digelar di Aula Makodim 1312/Talaud ini pimpin langsung Dandim 1312/Talaud Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan, Kabid Rekonstruksi BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud di ikuto oleh para Perwira Staf Kodim 1312/Talaud, Para Danramil jajaran Kodim 1312/Talaud dan Anggota Kodim 1312/Talaud sebanyak 20 orang.

Dandim 1312/Talaud Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan mengatakan, dilaksanakannya rakor kesiapsiagaan ini sebagai langkah antisipasi terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.

"Rakor ini untuk membangun persamaan persepsi tentang upaya penanggulangan bencana di wilayah Talaud. Dengan adanya kesamaan persepsi maka koordinasi dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas bisa berjalan efektif," kata Dandim kepada Suarapembaharu.com, Kamis (18/10/2018) malam.

Gregorius menjelaskan paparannya, bahwa wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan daerah rawan. Sehingga kita di tuntut untuk selalu waspada dan perlu memperhatikan managemen krisis tentang studi kasus yang meliputi antara lain, peringatan dini tidak optimal, Koordinasi dan sinkronisasi tidak maksimal, Penanganan Logistik tidak optimal, Pemerintahan yang lumpuh, Sarpras Gulben terbatas, logistik wilayah.

Lanjut Gregorius, diharapkan dengan rapat koordinasi ini dapat disusun tahapan Gulben antara lain, tahapan penanggulangan bencana alam meliputi pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana.

"Untuk itu, perlunya ada pemahaman dan kesamaan persepsi bagi peserta yang hadir untuk selanjutnya disosialisasikan kepada masyarakat terkait tahapan-tahapan dalam penanggulangan bencana mulai tahap pra bencana, saat bencana (tanggap darurat) dan pasca bencana," pungkas Gregorius sapaan akrab Dandim 1312/Talaud.
(tsir)

Makassar, suarapembaharu.com - Rangakaian kegiatan Dies Natalis ke-XIX IPPEMI Makassar diakhiri dengan malam puncak dengan tema "19 Tahun IPPEMSI Mengarung Bakti", (17/10/2018) kemarin di Hotel Amaris Panakukkang Makassar.


Ketua Panitia pelaksana, Yafet mengatakan, bahwa sebelum sampai ke perayaan malam puncak  yang merupakan puncak dari semua kegiatan yang telah dilaksanakan diantaranya Bakti Sosial.

"Yang di adakan di Kecamatan Simbuang kabupaten Tana Toraja dan Seminar Kebangsaan yang berlangsung di Ruang Pola kantor Gubernur Sulawesi Selatan," katanya.
 
Sementara itu, Ketua 1 IPPEMSI Makassar, Alvianus Somba, menjelaskan kegiatan lain yang dilaksanakan sebelum malam puncak ini, Dewan Pengurus juga melaksanakan malam Refleksi yang dihadiri oleh beberapa mantan Ketua IPPEMSI sebagai pembicara dengan bertema" Quo Vadis IPPEMSI Makassar".

"Kami berharap bahwa Refleksi yang telah dilakukan tersebut menjadi sebuah momentum agar Roh  IPPEMSI tetap terpatri dalam setiap sanubari kader. IPPEMSI harus tetap berkomitmen untuk berjuang, akhirnya selamat Dies Natalies IPPEMSI Maju Terus Berbakti," Tutupnya.

(AndreowReza)

Lima tersangka kasus sabu yang diamankan Polres Bitun

Bitung, suarapembaharu.com - Kota Bitung kembali menjadi gerbang peredaran narkoba jenis sabu di Sulawesi Utara. Hal itu terbukti dari hasil penangkapan Polres Bitung.

Sebanyak 100 gram Sabu yang digagalkan Sat Res Narkoba Polres Bitung.

Kapolres Bitung, AKBP Philimon Ginting SIK MH, menjelaskan pengungkapan Kasus ini awalnya dari penyelidikan polisi di Pelabuhan Samudra Bitung. serta dikembangkan hingga berhasil diamankan 5 pelaku.

"Dari 5 pelaku yang diamankan salah satunya perempuan. Masing-masing pelaku berinsial PT alias Ikha (23), BM alias Billy (26), RT alias Ricko (25), FDI alias Rayen (35) dan RH alias Rocky (35)," jelas Ginting, (18/10/2018).

Barang haram ini, kata Ginting, rencananya akan dibawah ke kota Sorong oleh tersangka untuk di jual.
"Kasus ini sementara dikembangkan polisi, untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Diketahui, polisi berhasil mengamankan 1 botol sampo merk pentene yang berisi serbuk sabu, 1 buah Hp Samsung, bersama uang rupiah berjumlah Rp 200.000.

(YaserBaginda)

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.