Suara Pembaharu ideas 2017

SUARA PEMBAHARU– Panitia Kerja (Panja) DPRD Kota Bitung menyatakan Kota Bitung darurat pencemaran limbah Bahan Beracun dan Berbaya (B3).

Hal itu disampaikan sesuai hasil temuan dilapangan, Rabu (20/7/2016) ketika melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi pembuangan limbah pengolahan batu bara dan perusahaan pengguna batu bara yang ada di PT,Mapalus Makawanua, PT.Multi Nabati Sulawesi, dan PT.Delta Pasific Indotuna.

“Fakta yang kami dapati dilapangan sangat mengejutkan. Bukannya pengolahan libah B3 yang kami dapati tapi penimbunan limbah yang tentu berimbas pada lingkungan dan masyarakat,” kata Ketua Panja DPRD Kota Bitung, Victor Tatanude kepada sejumlah wartawan.

Ia mengatakan, temuan itu akan disampaikan secara tertulis kepada pihak eksekutif dalam sidang paripurna agar segera ditindaklanjuti. Mengingat jumlah limbah penggunaan batu bara yang dibuang begitu saja begitu banyak dan sudah berlangsung sekian tahun.

“Ekskekutif harus miliki sikap terkait temuan ini dan menegakkan hukum lingkungan. Dan ini sifatnya darurat karena selama ini limbah-limbah itu tak diolah seperti yang dilaporkan tapi hanya dibuang begitu saja,” katanya.

Proses pembuangan sendiri kata dia, tak sesuai mekanisme perundang-undangan yang harusnya menggunakan wadah agar tak bersentuhan langsung dengan tanah.

“Sangat mengkwatirkan karena dibuang begitu saja langsung kemedia lingkungan  dan kami minta eksekutif segera bertindak,” katanya.(Licin)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.