Suara Pembaharu ideas 2017

Wakil Ketua I DPRD Bolmut, Arman Lumoto saat menyambangi warga bencana alam puting beliung
SUARA PEMBAHARU - Korban bencana angin puting beliung yang menimpah dua rumah, di Desa Bolangitang II, sejak 04 July 2016 kemarin mendapat perhatian khusus dari Wakil Ketua I, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Hal ini pun langsung menimbulkan rasa perihatinya Wakil Ketua I, DPRD Bolmut, Arman lumoto, S.Ag, M.Pd.I, sehingga dirinya bersama dengan sejumlah awak media langsung menyambangi rumah korban yang tertimpah musibah bencana sejak hampir dua bulan yang lalu, Senin (29/08) kemarin.

"Saya selaku Perwakilan Rakyat tentunya sangat menyayangkan dengan adanya musibah ini. Untuk itu kami akan secepatnya merealisasikan bantuan demi kelayakan tempat tinggal untuk korban bencana ini,"ujarnya.

Arman pun meminta Dinas terkait harus lebih proaktif dalam tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) agar apapun bencana yang menimpah Kabupaten Bolmut harus secepatnya diatasi,"Sebab, bencana yang datang bukan direncanakan, ini harus menjadi perhatian pemerintah terutama di Kabupaten ini," pintanya.

Terpantau keadaan Rumah yang ditinggal kakek Lanjut Usia (Lansia),  Mahmud Tegila dan Nuni Patilima usia 60-an, sudah tidak layak huni. Pasalnya, rumah tersebut beberapa bagian sudah ambruk dan hanya dalam satu ruang kamar.

Menurut warga setempat, sejak terjadinya musibah yang menimpa rumah tersebut, sejak 04 July 2016 kemarin belum mendapat realisasi bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

"Setau saya sejak tertimpah musibah yang dialami dua rumah tersebut sudah berlangusung dua bulan ini, tetapi belum ada bantuan dari Pemda. Hanya saja waktu itu ada beberapa orang yang mengambil gambar, namun belum tau maksud tujuannya," ungkap warga kepada awak media ini.

Sementara warga disekitar lokasi tersebut saat di kunjungan Anggota DPRD Itu, melontarkan kalimat yang mengkritik dan tidak wajar. "Buat apa datang berkunjung kalau hanya janji saja", teriak seorang warga di tempat tersebut.

Kepala Badan (Kaban) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmut, Muslim Datukrama, kepada wartawan ini mengatakan bahwa pihaknya sudah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) itu sejak terjadu bulan juli silam dengan langsung mengkalkulasi rincian anggaran kerugianya," Setelah mendapatkan Informasi dari warga setempat, kami (BPBD, red) langsung mengirim TRC menuju ke lokasi kejadian, namun, BPBD tidak memiliki Anggaran untuk bantuan tersebut," ujarnya.

Menurutnya Anggaran bantuan tidak masuk dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) BPBD, tetapi anggaran tersebut ada dalam khas keuangan Daerah dan hanya bisa dicairkan lewat Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bolmut,"Sehingga anggaran keseluruhan sudah diserahkan ke Keuangan," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas DPPKAD, Aang Wadirman, dikonfirmasi terpisah membenarkan anggaranya ada dalam khas keuangan Daerah, "Saya pun heran berkasnya baru di atas ruang kerjanya, akan tetapi jika memang sudah seharusnya dicairkan dalam dua pekan mendatang akan segera direalisasi," tutup Wadirman. (SA)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.