Suara Pembaharu ideas 2017

SUARA PEMBAHARU - Para abang bentor Kabupaten Gorontalo yang tak mampu membiaya pengurusan surat izin mengemudi, kini mendapat perhatian khusus dari Pemda. Mereka akan dibantu dan difasilitasi hingga mengantongi SIM C.
Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo
"Kami membantu tukang bentor yang tidak mampu mengurus SIM dan akan diberikan SIM gratis", ungkap Bupati Nelson Pomalingo.

Untuk pengadaaan SIM tersebut, kata Bupati yang juga penasehat organisasi Abang Bentor Gorontalo ini. Pemda akan mengarahkan dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank SulutGo yang mencapai Rp. 1 milyar. Sehingganya realisasi bantuan bagi pengemudi bentor itu direncanakan antara bulan Agustus atau September nanti.

"Insya Allah itu selang Agustus - September segera terealisir", terangnya.

Disisi lain, sarana angkutan bentor  telah menjadi penggerak ekonomi masyarakat di Gorontalo, sehingganya perhatian pemerintah daerah untuk mendukung lancarnya pendapatan para pengemudi jasa angkutan bentor dirasa tepat  karena menghindarkan mereka dari jeratan aturan berlalu-lintas.

"Nah ini cara-cara kita untuk mendorong aktifitas ekonomi di Kabupaten Gorontalo", kata Bupati Nelson.

Disamping itu, koordinasi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo juga segera dilakukan untuk merancang pembentukan koperasi khusus beranggotakan abang bentor. Tujuannya mengantisipasi kebutuhan dana krtitis saat-saat terjadi kerusakan bentor. Dengan kebijakan ini, Pemda akan menyentuh peran dari setiap pengemudi bentor di Kabupaten Gorontalo.

Perhatian pembangunan daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat juga digerakkan melalui lintas sektor. Ini bisa dilihat dari pemberdayaan  kaula muda melalui program ekonomi kreatif. Bupati Nelson menyebutkan, anggaran  Rp. 1 milyar disediakan dalam rangka membina kreatifitas kaula muda di daerah ini.

Baca Juga :
Ratusan PALA Dan RT Gelar Aksi Damai
Lomban-Mantiri Buka Konsultasi Pemuda Sinode GMIM
Gubernur OD apresiasi pengibaran Merah Putih bawah laut di Boltim

Dengan begitu, pendapatan masyarakat diharapkan akan terdorong, sedangkan disisi lain angka pengangguran pun akan  bisa ditekan, bahkan program ini malah bisa mengatasi problema sosial yang timbul dari kalangan remaja, yang besar potensi sering kali meresahkan lingkungan masyarakat akibat  tidak adanya aktifitas  bernilai positif. Maka seharusnya kini  bisa membangun mental dan tanggung jawab kaula muda sebagai seorang anggota masyarakat. (RH)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.