Suara Pembaharu ideas 2017

SUARA PEMBAHARU – Puskesmas rawat inap Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengakui masih banyak kendala pada proses pelayanan terhadap masyarakat, terutama masalah alat kesehatan (alkes) dan ruang rawat inap.
Kepala puskesmas rawat inap modayag Nurnanengsi mamonto saat disambangi diruang kerjanya, Kamis (1/9). Dirinya mengakui masih ada beberapa kebutuhan lagi yang harus dicapai oleh pihak Puskesmasnya guna menunjang pelayanan kesehatan tersebut, Meskipun para pelayan kesehatan mulai dari dokter, perawat, sampai dengan apoteker sudah terpenuhi.
“Sampai dengan saat ini, kendala yang kami miliki yakni pada kelengkapan alat kesehatan (alkes) seperti transportasi. Dimana, sampai dengan sekarang kendaraan operasional yang kami miliki baru sekitar 1 unit. Sementara, operasional tersebut dijadikan sebagai operasional rawat jalan, rujukan sampai pada pengantaran mayat. Terkadang juga, kami sering kali menggunakan mobil pribadi untuk menunjang kebutuhan operasional lainnya,” ungkapnya.
Mamonto juga menjelaskan, bahwa kekurangan lainnya terdapat pada ruangan rawat inap yang masih menggunakan 1 ruangan saja. Maka dari itu, rencanya pihak Puskesmas juga bakal mengusulkan sekaligus penambahan ruangan pada tahun anggaran mendatang.
“Saat ini banyak penderita penyakit yang termasuk dalam kategori menular sering kali dibaurkan dengan pasien penderita penyakit biasa. Dan untuk mengantisipasi hal tersebut dimana, tak berkembangnya penyakit menular seperti TBC dan lain-lain, kami akan mengusulkan penambahan ruang raawat inap.” tambahnya.
Alasan yang lain juga, banyaknya pasien dari luar daerah yang sering menjadikan Puskesmas rawat inap Modayag sebagai tujuan untuk mendapatkan penanganan kesehatan secara cepat. Seperti beberapa warga disejumlah desa kecamatan modoinding kabupaten minahasa selatan (minsel).
"Maka, kami berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) agar dapat menyetujui usulan kami pada tahun anggaran mendatang guna memperlancar proses palayan kesehatan masyarakat,” lanjutnya.
Terpisah, kepala dinas kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Marsidi menanggapi, bahwa nantinya Dinkes akan berupayah semaksimal mungkin, agar sejumlah usulan yang bakal diajukan oleh sejumlah Puskesmas dapat diterima oleh Pemda.
“Ditahun ini, melalui APBD perubahan ada penambahan dua Ruang rawat inap di Puskesmas Nuangan. Maka, tidak menutup kemungkinan usulan inipun dapat diterima oleh Pemda. Untuk Puskesmas lainnya yang mengusulkan segala kebutuhannya, terlebih dahulu akan kami bahas bersama pihak Puskesmas tersebut. Dimana, dalam usulan tersebut akan disesuaikan dengan Rencana Kerja Anggaran permasing-masing Puskesmas,” tutupnya. (Dany)
Kadinkes Boltim, Eko Marsidi

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.