Suara Pembaharu ideas 2018

Manado, suarapembaharu.com - Ketegangan yang sempat muncul akibat protes lahan eks kampung texas yang merembet sampai ke isu sara di Kota Manado, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulut Bung Jackson Kumaat menyampaikan, bahwa penting untuk mengedepankan diskusi bersama organisasi keagamaan terkait isu sara saat ini di Kota Manado.
Jackson Kumaat
"Mari kita duduk bersama untuk menenangkan isu ini. Kita akan diskusi mulai dari organisasi Muslim, Kristen, Katolik, Budha dan Hindu, agar apa yang terjadi beberapa hari lalu segera ditenangkan," ucap Jackson Kumaat, usai memimpin upacara hari Sumpah Pemuda di lapangan Kantor Gubernur Sulut, Jumat (28/10).

Kumaat juga menambahkan, bahwa spirit sumpah pemuda 28 Oktober 88 tahun yang lalu, harus terus dikobarkan para pemuda saat ini, salah satunya dengan cara menyulutkan semangat kesatuan di semua kalangan mulai dari mayoritas maupun minoritas.

"88 tahun yang lalu, pemuda telah membuat terobosan besar dengan menyatukan para pemuda dalam satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa. Mereka melepaskan ego mayoritas dan minoritas, bahkan saat itu bahasa Jawa tidak dijadikan simbol persatuan bahasa Indonesia. Saat ini dengan kondisi Manado yang diramaikan dengan isu sara, Pemuda juga wajib tampil menyulutkan semangat persatuan dengan tidak mengedepankan masalah keagamaan," jelas tokoh pemuda Sulut ini.

Perlu diketahui, berapa waktu lalu ratusan warga sebagian besar anak muda yang terlibat dalam ormas, melakukan aksi damai di pusat Kota Manado terkait lahan religi eks kampung Texas. (MO3)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.