Suara Pembaharu ideas 2017

Jakarta, suarapembaharu.com - Kekerasan dalam bentuk apapun dengan motif apapun tak bisa dibenarkan. Pembantaian militer Myanmar kepada suku Rohingya, yang merupakan penduduk muslim, adalah kejahatan kemanusiaan.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), Taufan Putra Revolusi Korompot pun menegaskan, tak ada satupun dalil yang bisa membenarkan genosida tersebut. Selain itu taufan juga mengungkapkan, bahwa respon Internasional juga sangat lambat dan lemah. Begitu juga respon pemerintah RI. Berbeda dengan respon terhadap pemboman di Prancis, Turki, dan lainnya.
Ketua Umum DPP IMM Taufan Putra Revolusi Korompot
Berkaitan dengan hal itu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiya kemudian menyatakan sikap, mengutuk keras pembantaian militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya. dan mendesak Pemerintah Untuk memutuskan hubungan apapun dengan Myanmar. Negara berdaulat tak berkompromi dengan siapapun yang melakukan kejahatan kemanusiaan. kemudian mengusir Duta Besar Myanmar dari Indonesia

"Inilah pernyataan sikap kami, dan kami meminta untuk segera ditindaklanjuti pemerintah RI. Jika tidak dilakukan maka jutaan kader IMM di Indonesia yang akan memaksa Dubes Myanmar angkat kaki dari Indonesia," tegas Taufan.

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.