Suara Pembaharu ideas 2017

Jakarta, suarapembaharu.com - Setelah melihat perkembangan tentang penangan kasus penghinaan Al Maidah yang di lakukan Basuki Tjahaya Purnama (A Hok), telah mamasuki proses hukum dengan di tetapkan nya A Hok sebagai tersangka oleh kepolisian dan saat ini berkasnya telah di limpahkan ke kejaksaan oleh Mabes Polri, maka IMM akan terus mengawal kasus hukum ini sampai tuntas  demi tegaknya supremasi hukum di negeri ini, hal itu dikatakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Taufan Putrev Korompot.


Menyikapi aksi 212 yang akan dilakukan kita mengaspresiasi sebagai hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan itu di lindungi oleh undang undang. Tetapi setelah memperhatikan perkembangan yang terjadi dan mempertimbangkan himbauan Majelis Ulama Indonesia dan juga arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa pada 2 Desember nanti.

"Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah tidak akan turun aksi 212 dan  menginstruksikan kepada seluruh kader Ikatan Mahasiswa di seluruh indonesia untuk tidak turun unjuk rasa pada tanggal tersebut, dan kita akan melakukan aksi secara serentak seluruh indonesia pada tanggal 30 Agustus 2016 dengan aspirasi penegakan supremasi hukum di Indonesia," ujar Taufan

Taufan juga nenegaskan terkait info yang berkembang diluar beberapa hari belakangan ini, bahwa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah akan menurunkan kader seluruh Indonesia pada aksi tanggal 212 itu tidak benar dan bukan penyataan resmi DPP IMM. (MO3)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.