Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Stok darah yang tersedia di Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bitung mulai menipis. Hal ini diketahui saat pasien di RS Angkatan Laut, Rahmawaty P Tompoh yang mengalami pendarahan dan membutuhkan 4 kantong darah begitu kesulitan mendapatkan darah di PMI Kota Bitung, saat dirawat Selasa (1/11).
Kwitansi pasien yang mengambil darah di PMI Kota Bitung
Kebutuhan Darah pasien pun baru bisa terpenuhi sekira pukul 02.00 Wita esok harinya, itupun harus mengganti biaya pengolahan darah sebesar Rp350.000. Ketika dikonfirmasi hal ini ke Kepala UTD PMI Bitung Dr. Calvin Wuisang, dirinya pun menjelaskan, darah yang telah di dapat baik lewat donor darah harus lewati pengolahan terlebih dahulu, untuk mendukung keamanan dan hasilnya bermutu, dan terkait biayanya itu sebagai penganti Proses Pengelolah Darah (BPPD).

Calvin juga menjelaskan, terkait harga sebesar Rp350 Ribu itu berlaku sama se-Indonesia, dan untuk Peserta BPJS akan ditanggung BPJS.

"Sekali lagi saya sampaikan, bahwa yang di bayar bukan darahnya tapi Biaya pengganti pengolahan Darah sebagamana regulasi yang di keluarkan melalui surat edaran HK/MENKES/31/1/2014 dan surat edaran Keputusan PP PMI NO.017/KEP/PP/PMI/2014. (YB)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.