Suara Pembaharu ideas 2018

Banten, suarapembaharu.com - Seolah-olah tidak habisnya kepolisian Republik Indonesia menangkap dan mentersangkakan ulama dan aktivisi gerakan dengan tuduhan makar. Usai aksi 212, desember kemarin, kali ini dalam aksi 313 aparat kepolisian melakukan hal yang sama.
Ketua Umum IMM Banten 2010-2012, Suparta Kurniawan
"Terlalu serampangan pihak kepolisian menangkap para ulama dan aktivis dengan tuduhan Makar, sebab faktanya, mereka yang di tangkap dengan tuduhan makar dalam aksi 212 Desember lalu, tidak tidak jelas tuduhannya hingga kini. Kali ini, hal serupa dilakukan lagi kepada beberapa aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang ditangkap dengan tuduhan sama. Berarti sangat jelas bahwa kerja kepolisian serampangan, dan wajib di evaluasi kinerja kepolisian ," ucap mantan Ketua Umum IMM Banten 2010-2012, Suparta Kurniawan.

Lanjutnya, semua harus sadar bahwa iklim di Indonesia adalah demokrasi, demokrasi menjamin dan memberikan ruang yang sama kepada warganya untuk memberikan kritik, masukan dan solusi dari persoalan negeri yang sedang dihadapi.

'Pemerintah terlalu naif jika tak belajar dari peristiwa pergolakan aktivis masa lalu, yang berhasil menumbangkan kekejaman rezim. Dan sampai kapanpun, telah menjadi sunatullah jika kekuasaan yang dikendalikan dengan kedzoliman dan penindasan akan mendapat perlawanan dengan semangat dari arus besar yang terus bergulir semakin deras hingga menjalar ke sudut-sudut perkampungan," tegas Suparta.

Parta sapaan akrab aktivis IMM ini menegaskan, bahwa perlawanan akan tetap berdiri tegak di garis yang paling depan. Aktivis pemuda-pemudi yang berani adalah aset bangsa. Karena sejarah tidak pernah menulis bahwa negara yang kuat dihuni oleh manusia yang lemah dan penakut. Kepolisian harus sadar, sekalipun mereka dibungkam, diteror dan ditangkap seolah pelaku korupsi, namun keberanian dan keteguhan mereka akan tumbuh menjadi arus kekuatan yang besar.

"Sesungguhnya kekuatan aktivis kritis merupakan episentrum sejarah yang akan memenangkan keadilan. Saudaraku yang saat ini sedang dipersangkakan makar, jangan pernah mundur dan takut apalagi mengumpat dalam kegelapan. Karena pemegang kemenangan keadilan ada pada tangan-tangan yang berani," ungkapnya.

Sahrul Setiawan
#saveaktivisindonesia
#lawansewenang-wenangan.

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.