Suara Pembaharu ideas 2018

Kotabunan, suarapembaharu.com - Perusahaan pertambangan emas PT. Arafura Surya Alam (ASA) mendapat penolakan besar dari warga. Beragam nada-nada tegas dilontarkan warga yang berada di wilayah lingkar tambang.
Bangunan PT ASA di Kotabunan
Warga Kotabunan Induk Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Yusup Lamaluta (38)  menegaskan, PT.ASA tidak bisa berproduksi di Kotabunan, karena lokasi pertambangan sangat dekat dengan pemukiman warga.

"Kami menolak keras kalau PT. ASA berproduksi di sini (Kotabunan-red), selain lokasinya berada ditenga-tenga pomukiman warga, dampaknya kita yang merasakan," tegasnya.

Pernyataan berbeda diungkapkan pria yang sering disapa Jamil, warga Kotabunan Barat (Kobar), dimana PT ASA menurutnya tidak akan berproduksi di Desa Kotabunan.

"Kalau saya tidak ada penolakan karena saya yakin PT. ASA tidak akan berproduksi. Alasanya tambang cuma di belakang "Dapur". Perusahan cuma ambil sampel, ambil sampel, lama-lama lokasi "Panag" jatuh," singgungnya.

Warga Desa Bulawan yang tidak mau namanya dipublikasi mengatakan, warga yang menyetujui PT ASA berproduksi di Kotabunan, kurang lebih hanya 30 persen.

"Yang setuju dengan adanya perusahaan, hanya sekitar 30 persen dan yang menolak sekitar 70 persen," sambung sumber.

Dari pantauan, lokasi yang menjadi prioritas untuk diolah PT ASA, berdekatan dengan rumah-rumah warga. Bahkan rumah ibadah seperti Masjid.

Gunawan Mamonto

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.