Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, suarapembaharu.com - Bercak tanah merah akibat proyek reklamasi yang sudah beberapa hari ini berjalan di pantai Girian Bawah Kecamatan Girian, membahayakan pengendara sepeda motor, Minggu (28-05-2017).


Proyek reklamasi yang diduga tak berizin ini pun, diprotes warga setempat karena tidak ada tanda peringatan bahwa jalan licin akibat ceceran tanah sekitar 200 Meter.

Salah satu masyarakat Girian Bawah, Jendry Marwah merasa geram kepada kontraktor yang tidak bertanggung jawab tersebut.

"Warga yang melintas di jalan tersebut harus ekstra hati-hati, karena tadi ada pengendara yang hampir tergelincir waktu lewat," Ungkapnya.

Ia, juga berharap pihak terkait segera membersikan ceceran tanah merah, sebelum ada yang jatuh korban disana.

"Jika pihak terkait tidak mengindahkan permintaan warga, maka dengan sangat terpaksa besok kami akan tutup akses jalan menuju proyek," jelas pria yang berbadan gempal ini.

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Rudy Theno belum bisa dikonfirmasi media ini karena nomornya sedang tidak aktif.

Reporter : Yaser Baginda
Editor     : Arham Licin


Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.