Suara Pembaharu ideas 2018

Kotabunan, suarapembaharu.com - Pertengahan bulan April 2017, Bumi Totabuan sebelah Timur kembali dihebokan dengan kasus pencabulan.

Kali ini terjadi di Desa Kotabunan Induk Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Aparat kepolisianpun didesak untuk mengusut kasus yang melanggar undang-undang Perlindungan Anak tersebut.

Anda Salehe salah satu keluarga Korban meminta kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Urban Kotabunan, agar pelaku cepat ditangkap.

"Kan sudah Dua kali pelaku melakukan perbuatan ini, jadi biar ada efek jera, pelaku harus diproses hukum sesuai dengan perbutannya," pinta Salehe  baru-baru ini.

Informasi yang berhasil dirangkum media ini, pada hari senin tanggal 17 April 2017 sekitar pukul 14.00 wita,  korban sebut saja Jingga (13) (Nama samaran)  sedang tidur di rumah tantenya, tiba -tiba lelaki yang berinisial CP alias Coan masuk kekamar yang di tempati korban dan langsung tidur di atas dada korban serta menutup mulut korban.

"Korban sempat berteriak, namun CP mengatakan "jangan Bataria". Karena sudah panik dengan teriakan korban, CP mengambil langka seribu (Lari). Setelah kejadian tersebut, korban menghubungi neneknya dan menceritakan soal kejadian yang dia alami,"

Tidak terima dengan perlakuan seperti itu, pada hari selasa tanggal 8 Mei 2017, ayah korban Didi Apande melaporkan kasus ini ke Polsek Urban Kotabunan.

Kapolsek Urban Kotabunan Kompol Meydi Wowiling saat dikonfirmasi selasa (9/5/2017) membenarkan adanya laporan tersebut.

"Yah laporan sudah kami terima, dan pelaku akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku," singkat mantan Kapolsek Popayato ini. (Gunawan mamonto)

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.