Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Proyek reklamasi yang diduga tanpa izin lingkungan di pantai Wangurer Barat kecamatan Madidir dibantah keras oleh Kadis Pekerjaan Umum (PU) Rudy Theno.


Menurutnya, itu bukan reklamasi pantai akan tetapi hanya pembuatan talud penahan ombak dengan menimbun pantai sekitar 28 Meter ke laut, karena selama ini masyarakat sekitar sudah mengeluhkan belum adanya tanggul untuk mengamankan pemukiman mereka.

"Masyarakat sekitar sudah khawatir, kalau talud penahan ombak tidak dibangun pemukiman mereka di wilayah yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan tersebut dapat terancam abrasi, dan namanya proyek dari pemerintah kota tak harus ada izin lingkungan" kata Theno.

Sementara itu berbeda dengan Rudy Theno, Kadis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jefry Sondakh saat dikonfirmasi membeberkan, namanya timbun pantai itu merupakan salah satu reklamasi.

"Setiap reklamasi harus memiliki izin lingkungan dari DLH, akan tetapi izin tersebut diberikan oleh DLH Provinsi seperti Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL)," jelas Sondakh, Jumat (26-05-2017).

Reporter : Yaser Baginda
Editor     :  Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.