Suara Pembaharu ideas 2017

Mataram, Suarapembaharu.com -Dengan motto "Mengabdi tanpa Pamrih". Itulah yang akan diusung salah satu bakal calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) pada pilkada serentak tahun depan. Yaa, dia adalah Mori Hanafi disingkat MH

Pria ini merupakan lulusan S1 Ekonomi dari Universitas Pancasila Jakarta tahun 1995. Menyelesaikan S2 konsentrasi  Majanemen Ilmu Perdagangan Internasional pada 1996.

Mantan ketua BEM Universitas Pancasila ini, mengawali karirnya di politil praktis pada  tahun1999 saat terpilih sebagai anggota DPRD NTB dan kembali terpilih untuk kali kedua pada tahun 2014 dan menjabat sebagai Wakil Ketua.

Mori Hanafi,  SE, M. Comm. (MH) adalah putra kedua dari pasangan Drs. H. Marwan Saridjo (mantan Sekjen Depag) dan Ibu. Hj. Kultsum binti H. M. Said. Ayah dan ibunya sama-sama asli Ngali.
Dari silsilah kakek dan  neneknya - MH adalah cicit Syeh. Ali Zainab, (berasal dari Sila Kananga yaitu bapak dari neneknya yang bernama Hj. Zainab), dan Begitu pula Garis keturunan Ayahnya; MH adalah - cicit dari T.G.H. Abubakar bin Nawawi, yang akrab disapa Syeh Abubakar Ngali (yaitu bapak dari  H.M. Said, kakeknya MH yg melahirkan Hj. Kulsum binti H.M.Said, ibunya MH).
Syeh Abubakar Ngali adalah Ulama Besar yang ditunjuk oleh Sultan Ibrahim (Raja Bima) untuk menjadi Lebe Dalam dan imam Besar di mesjid Sultan Bima mulai tahun 1911.

Syeh Abubakar Ngali ini bermukim di Mekah menuntut ilmu agama islam selama 12 tahun dan mendapat sertifikat SYAHDATUL TADRIS untuk mengajar di Masjidil Haram.
Kemudian H.M.Said, adalah anak dari Syeh Abubakar Ngali atau kakeknya MH dari ibunya, juga mendapat sertifikat SYAHDATUL TADRIS untuk mengajar di Masjidil Haram

Selanjutnya, H. Marwan Saridjo ayahnya MH
Mengakhiri masa tugasnya adalah sebagai Sekjen di  Depag RI  yg merupakan Puncak jabatan struktural di lingkup Kementerian Agama RI, dan kemudian mendirikan Ponpes Modern Al. Mannar di Bogor Jabar, dan juga mendirikan Masjid Al-Manar yang Megah berarsitek modern di Desa Kelahirannya Ngali.

Seiring keadaan politik Indonesia pasca reformasi dimana kran demokratisasi atau liberalisasi politik indonesia seiring dengan itu alm. Ayahnya dalam suatu kesempatan diskusi kecil tentang masa depan Indosesia (NTB), utamanya masa depan Bima Raya. Disinilah awal rencana Mori untuk manggung ke Politik kebetulan sebagian besar petinggi Partai Gerindra kala itu adalah rekannya.

Tampaknya, MH jauh-jauh hari sebelum ayahnya mendorong utk ke Partai Politik mantan Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) ini tlh terpatri dalam jiwanya utk hengkang dari dunia bisnis ke Dunia politik sebab kala itu MH memimpin beberapa Perusahaan Swasta yg boleh dibilang kategori Perusahaan Bonafid. Sebut saja PT.CATUR WISATA yg bergerak di bidang Tour and Travel, memiliki cabang di seluruh indonesian, PT. MORINDO MOTOR yang bergerak di bidang Perbengkelan, Ketok Magic, Repair, Salon Mobil, dan Jual beli Mobil baru dan Bekas.
Selain memimpin perusahaan tersebut beliau pun memimpin beberapa perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor jasa konstruksi dan perusahaan Periklanan luar ruang.

Bergabung di Partai Gerindra sejak tahun 2008 dan menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Gerindra NTB.(Advetorial)

Editor : Arham Licin

Ket Foto :(ist) Mori Hanafi

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.