Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, Suarapembaharu.com - Aksi pengeroyokan terjadi, Sabtu (15-7-2017) di kawasan terminal Pelabuhan Samudera Bitung. Pelakunya, lima orang pemuda   berinisial J, A,  M, O dan AA  kesemuanya warga Kota Bitung.

Kelima tersangka ini diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera Bitung dan merupakan bagian dari 11 orang pemuda dimana 6 orang masih buron setelah melakukan pengeroyokan terhadap korban HD alias Hadrison (41) warga Poigar Kabupaten Bolmong.

Kanit Reskrim Polsek KPS Iptu Jeldi Pasulatan menjelaskan di parkiran kendaraan depan terminal penumpang pelabuhan Bitung telah terjadi tindak pidana pengeroyokan terhadap korban korban HD alias Hadrison (41) yang merupakan penumpang kapal KM. Labobar dan baru saja turun dari atas kapal bersama keluarganya untuk menuju ke parkiran kendaraan untuk bertemu dengan keluarganya yang lain yang menunggu untuk menjemput korban, pada saat korban dan keluarganya tiba di parkiran tiba-tiba tas milik istri korban yang di dalamnya terdapat dompet dirampas oleh salah satu tersangka, akan tetapi korban yang mengetahuinya langsung mendekat dan menghampirinya dengan mengatakan mengapa kamu mengambil barang milik saya kemudian tersangka inisal J tersebut mengelak dan mengatakan bahwa korban memfitnahnya selanjutnya korban melakukan perlawanan dan berusaha untuk kembali merampasnya sehingga terjadi tarik menarik tas tersebut dan teman-teman tersangka lainnya yang berjumlah 11 orang serta tidak berada jauh dari lokasi tersebut langsung membantu tersangka inial J melakukan pengeroyokan terhadap korban dengan menggunakan kepalan tangan yang mengenai bagian wajah yaitu hidung dan kepala sehingga mengakibatkan luka yang mengeluarkan darah di bagian atas hidung serta jidat mengalami luka memar.

" Unit Reskrim Polsek KPS masih melakukan penyelidikan dan penyidikan dengan mencari para pelaku pengeroyokan yang berjumlah 11 orang dan 5 orang diantaranya sudah berhasil ditemukan dan ditangkap serta diamankan di Mako Polsek KPS untuk dilakukan proses hukum, " jelas Jeldy membenarkan kejadian ini, Selasa (18-7-2017).

Reporter : Yaser Baginda
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.