Suara Pembaharu ideas 2017

Minut, Suarapembaharu.com - " Buat oknum di Puskesmas Kolongan yang melakukan pungli sebesar Rp. 30.000, mending sana bikin pengakuan saja sama Kepala Puskesmas dan berhenti berulah lagi. Jangan nanti saya tunjuk batang hidung kalian di depan banyak orang, malu nanti, " jelas Maria Taramen diakun media sosial facebook miliknya, Selasa (1-8-2017).

Kekesalan aktivis asal Kabupaten Minahasa Utara ini bermula ketika dirinya tengah berada di Puskesmas Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara untuk melakukan penyuntikan imunisasi.

" Saat berada dalam ruangan saya masuk ada 3 Suster , dan 1 pasien yang lebih dulu dari saya, dia pun membayar sebesar Rp.30.000. Soalnya dia kasih uang Rp. 100.000 dan di kembalikan Rp. 70.000.
Awalnya saya masih berfikir positif saja. Tapi saat giliran saya, selesai di suntik si Suster yang tulis  data saya, dengan suara yang nyaris berbisik "administrasi ne 30 ribu". Dan didalam hati saya, waduuuhh jadi pungli toh, oke deh kita lihat saja nanti. Dengan wajah tersenyum saya serahkan uang Rp. 30.000.
Senyum membayangkan bagaimana nanti mimik wajah mereka jika ini terbongkar, " ungkapnya.

Menurut Maria, hal seperti yang dilakukan oleh oknum petugas kesehatan di Puskesmas Kolongan inilah yang merusak citra dan kerja Bupati dan Wakil Bupati Minut.

"  Mereka ini lah oknum perusak citra Bupati dan Wakil Bupati Minut, " pungkasnya.

Reporter : Nanang Noholo
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.