Suara Pembaharu ideas 2018

Sangihe, Suarapembaharu.com -Puluhan nelayan Desa Dago, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulut rutin memasukkan hasil tangkapan puluhan ekor ikan tuna ke Unit Pengolahan Ikan (UPI) Dago.

Puluhan ekor tuna dengan berat antara 30-60 Kg yang ditangkap oleh nelayan lokal yang menggunakan kapal ukuran 5 Gross Tonase (GT) setiap hari bersandar di UPI yang berlokasi di Desa Dago, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe yang hampir rampung pembangunannya dan direncanakan akan menjadi sentra perikanan dan kelautan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan salah satu BUMN Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Sulawesi Utara.

" Selain itu nelayan pulau pulau perbatasan juga sering memasukan ikanya di UPI Dago yang dikelola KKP bekerjasama dengan kami, " jelas Kepala Cabang Perum Perindo Indar Wijaya kepada media ini, Senin (7-8-2017).

Ikan tuna yang dijual nelayan ke Perum Perindo ini nantinya akan diolah untuk konsumsi ekspor dan pasar lokal.

" Kami membeli ikan tuna dari nelayan tanpa perantara tengkulak dan  diolah dalam bentuk loin, dan diekspor juga untuk pasar lokal, " jelas Indar.

Indar menambahkan, kehadiran BUMN perikanan sebagai sinergi Kementerian KKP dan pemda merupakan bagian dalam mewujudkan poros maritim Indonesia dan visi Perum Perindo untuk hadir membantu nelayan.

" Kami hadir untuk mewujudkan poros maritim Indonesia dan visi Perum Perindo membantu kesejahteraan nelayan kecil, " pungkas pria lulusan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Hasanuddin Makassar ini.

Reporter : Adi SP
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.