Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, suarapembaharu.com - Mendengar seorang warga yang diancam debcollector membuat pengamat hukum di Kota Bitung yang juga Dewan Pembina Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulut Berty Lumempouw angkat bicara, Kamis (20-09-2017).


Menurutnya, pihak kepolisian agar tangkap dan tindak tegas perusahan leasing yang sering memakai debcollector dengan kekerasan.

"Apapun alasan pihak perusahaan FIF Group tidak dibenarkan dalam aturan dan undang-undang. Apalagi sudah memakai kekerasan. Itu sama saja dengan merampok dan merampas hak rakyat. Dan itu temasuk pidana dan harus diproses sesuai hukum," sorot Lumempouw.

Lumempouw menambahkan, pihak perusahaan harusnya mengerti aturan. Sebab kata dia, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peraturan yang melarang leasing atau perusahaan pembiayaan untuk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yang menunggak kredit kendaraan. 

"Hal itu jelas tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.130/PMK.010/2012, tentang pendaftaran lelang Fedusia bagi perusahaan pembiayaan yang dikeluarkan tanggal 7 Oktober 2012.Menurut Undang Undang Nomor 42 tahun 1999, Fedusia adalah suatu proses mengalihkan hak milik atas suatu benda dengan dasar kepercayaan, tapi benda tersebut masih dalam penguasaan pihak yang mengalihkan. Fedusia umumnya dimasukkan dalam perjanjian kredit kendaraan bermotor lewat pihak notaris. Tapi sayangnya kebanyankan dari mereka tidak memakai jalur ini karena menghindar dari biaya tambahan. Kami berharap pihak kepolisian agar meseriusi masalah ini. Perlu tutup perusahaan seperti itu jika terbukti langgar aturan," tegasnya.

Reporter : Yaser Baginda
Editor      : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.