Suara Pembaharu ideas 2017

Boltim, Suarapembaharu.com -Produktivitas petani di Desa Togid, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mengalami penurunan drastis dan banyak petani yang mengalami gagal panen. Penyebabnya ternyata adalah serangan hama tikus yang merusak hampir 70 persen padi yang sudah siap panen.

Rustam Soleman (40), salah seorang petani mengakui kegagalan panen yang sudah berlangsung selama dua periode tanam. Bahkan, menurut Rustam sawah seluas 2 hektar yang biasanya menghasilkan 6 ton gabah kering, kini hanya bisa menghasilkan 1,8 ton, turun hingga 70-80 persen.

"Sudah hampir dua kali padi gagal panen. Tikus sawah menyerang hampir 70 persen tanaman yang siap panen," ujar Rustam Soleman, Selasa (05-09-2017).

Bahkan, dari penuturan beberapa petani, hama tikus kini tidak hanya menyerang buah padi saja, tapi sudah menyerang batang padi dan menyebabkan petani gagal panen karena padi tidak sempat berbuah.

Persoalan yang meresahkan petani ini sudah sering disampaikan kepada instansi terkait melalui sejumlah kelompok tani. Namun, tindak lanjutnya dinilai sangat lamban.

"Karena penanggulangan yang lambat, maka petani memilih, untuk mengambil inisiatif dengan cara meracuni tikus, dengan meletakan racun di depan lubangnya," ujar Rustan Soleman.

Reporter : Gunawan Mamonto
Editor : Arham Licin

Ket Foto: (GM) salah satu petani saat menggarap sawah

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.