Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Kasus mega korupsi Iuran Korpri Kota Bitung senilai kurang lebih Rp 1,7 miliar yang dipotong melalui gaji pegawai sejak 2013 hingga 2016 rupanya terus menggelinding bak bola panas dijajaran pemerintah Kota Bitung. 

Gambar Ilustrasi 

Pasalnya, setelah ditetapkannya mantan Sekretaris Korpri Kota Bitung berinisial YK alias Yohan sebagai tersangka oleh Polres Bitung beberapa waktu lalu mulai menemukan titik terang siapa saja yang menikmati aliran dana tersebut. 

Betapa tidak, kabar terbaru saat ini penegak hukum mulai mencium tersangka baru yang kemungkinan besar berasal dari jajaran pejabat teras Pemkot Bitung.

Informasi dirangkum, Kamis (05-10-2017) penyelidikan terus dilakukan pihak Polres Bitung dalam mengusut tuntas kasus ini. Selain kasus ini menjadi atensi Mabes Polri, masyarakat pun terus menanti dan berharap penegak hukum bisa mengusut kasus ini hingga ke akar-akarnya. 

"Kami yakin yang nikmati uang Korpri ini bukan hanya satu orang melainkan lebih. Kami minta Polres jangan berhenti ungkap kasus ini. Jika perlu bongkar semua siapa yang terlibat. Sekalipun dia adalah pejabat teras," kata sejumlah pegawai di Pemkot Bitung, yang meminta tidak dikorankan.

Sementara itu, Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting SIK MH mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi.

"Kasus ini terus kita dalami dan kita kembangkan. Kita sudah menetapkan dan menahan satu tersangka. Semoga bermula dari ini kita bisa usut tuntas kasus ini," jelas Kapolres.

Dirinya juga tidak menampik bahwa akan ada tersangka baru. Menurutnya pihaknya saat ini terus menelusuri aliran dana ini. Sebab, dari pengakuan tersangka YK kepada penyidik dirinya hanya memakai uang itu senilai Rp 195 juta.

"YK memang mengaku kalau uang senilai itu di pakai untuk dirinya sendiri. Makanya kita terus mengumpulkan bukti-bukti untuk usut aliran dana ini. Sementara masih YK yang lainnya menunggu perkembangan proses sidik terhadap saksi-saksi yang lain. Kalau saksi-saksi dan barang bukti mendukung dan terpenuhi tidak menutup kemungkinan ada TSK yang lain," kata Kapolres.

Reporter : Yaser Baginda
Editor      : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.