Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, Suarapembaharu.com -Gerah dengan semakin banyaknya persoalan pemecatan (PHK) sepihak yang menimpa pekerja di kota Bitung tanpa memperhatikan hak hak tenagakerja membuat ketua FSP RTMM SPSI mengeluarkan sikap tegas.

Terbukti pada rapat dengar pendapat dengan sejumlah perusahaan termasuk dengan PT. Hasjrat Abadi yang difasilitasi komisi A DPRD kota Bitung, Petu sapaan akrab ketua FSP RTMM SPSI kota Bitung Estephanus Sidangoli mengatakan semakin banyak perusahan yang mengangkangi hak hak kaum pekerja, pekerja dianggap seperti sapi perahan, selesai diperas tenaganya lalu ditendang begitu saja tanpa memikirkan sisi manusiawi.

" Masa pekerja yang sakit di phk sepihak,dihentikan iuran BPJSnya dan menyebabkan almarhumah Indri sampai menemui ajalnya tidak bisa berobat menggunakan fasilitas BPJS, dan lebih tragis lagi oleh perusahan tidak diberikan pesangon, dan setelah mediasi di Disnaker terkesan pemerintah tidak mampu melindungi hak hak pekerja,makanya kami bertekad akan melakukan aksi memboikot kegiatan PT. Hasjrat Abadi lewat aksi demo yang rencananya akan dilaksanakan bertepatan dengan HUT kota Bitung," jelas pria yang dikenal dekat dengan insan pers inj, Kamis (05-10-2017).

Petu menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat pemantapan persiapan aksi yang akan diikuti oleh ribuan buruh ini.

" mohon maaf mungkin ini satu satunya jalan kami dalam mencari keadilan," pungkasnya.

Reporter : Yaser Baginda
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.