Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, suarapembaharu.com - Pengembangan dan pengungkapan siapa saja pejabat teras yang diduga ikut menikmati aliran dana dugaan kasus korupsi Iuran Korpri Bitung yang berbandrol kurang lebih Rp 1,7 miliar nampaknya masih akan terkendala. 


Pasalnya, mantan Sekretaris Korpri Bitung YK alias Yohan yang sudah lebih dulu ditetapkan tersangka dan sudah ditahan Polres Bitung bersikeras tidak mau buka suara atas kasus tersebut. Hal ini pun dibenarkan Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting SIK MH, Senin (16-10-2017).

"Kita masih tetap terus melakukan penyelidikan, tersangka YK masih belum mau buka suara terkait kasus ini," kata Kapolres.

Sementara YK sendiri saat dibesuk sejumlah wartawan di Polres Bitung mengatakan bahwa hanya dirinya terlibat. 

Bahkan, saat ditanya siapa saja yang ikut menikmati aliran dana tersebut dirinya mengatakan tidak tahu.

"Saya ini orangnya loyal, kalau saya bilang tidak ya tidak. Biar le mo bala ini diri kita tetap pada komitmen (biar di potong diri ini saya akan tetap pada komitmen," tutur YK.

YK juga membeberkan bahwa sudah ada pejabat teras yang merupakan pengurus Korpri Bitung sudah diperiksa terkait kasus tersebut.

"Kalau tidak salah mantan ketua Korpri lama sudah diperiksa juga, Intinya yang saya tahu, hanya saya yang pakai uang itu sebesar 195 juta dan sebagian sudah saya kembalikan. Kalau aliran dana miliaran yang disebutkan kemana saja saya tidak tahu, yang saya tahu saya hanya pakai Rp195 juta itu. Kemungkinan dalam waktu dekat berkas saya sudah mau P21 karena kemarin saya sudah diambil foto," bebernya.

Reporter : Yaser Baginda
Editor      : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.