Suara Pembaharu ideas 2017

Internasional, Suarapembaharu.com -Konflik antara militer Filipina dengan militan ISIS dan MNLF sejak awal tahun 2017 di kota Marawi, telah menewaskan 163 orang pasukan militer filipina dan 822 orang militan serta 87 orang warga sipil.

Selain itu, 369.680 orang harus meninggalkan rumah dan tempat tinggal mereka dan terpaksa mengungsi akibat konflik tersebut.

Pemerintah Filipina juga mengklaim ada 80 orang hilang sejak konflik dimulai diwilayah itu, dimana 20 orang diantaranya warga sipil.

Konflik tersebut masih terus berlangsung hingga saat ini, Kementerian Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana, Senin (15-10-2017) Kemarin menegaskan bahwa dua pimpinan militan telah berhasil ditembak mati oleh militer negeri yang dipimpin oleh Duterte tersebut. Mereka adalah Abdullah Maute pemimpin organisasi yang mengaku sebagai sayap ISIS di kawasan Asia Tenggara dan Isnilon Tontoni Hapilon yang merupakan petinggi MNLF organisasi kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan.

Reporter : Adi SP
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.