Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, suarapembaharu.com - Kasus tenaga kerja di dealer mobil Toyota, PT Hasrat Abadi Cabang Bitung digiring ke meja DPRD Bitung, Rabu (04-10-2017).

Rapat Dengar Pendapat ketua Komisi C bersama Pihak PT Hajrat Abadi

Diketahui korban Indrie Rompas (Almarhumah) sebagai karyawan PT. Hasjrat Abadi mengalami sakit pada saat beraktivitas kerja tanggal 18 juni 2016 dan di izinkan pulang, namun pada Tanggal 21 Juni Indrie dirujuk ke RS Prof. Kandouw Malalayang, setelah melalui proses yang pajang tanggal 9 Mei 2017 meninggal dunia.

Anehnya, pihak PT. Hasjrat Abadi melakukan Pemutusan hubungan Kerja (PHK) terhadap Indre pada bulan April 2016, sehingga hak-haknya sebagai kariyawan sudah tidak bisa di terima.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) ketua komisi A Viktor Tatanude mengungkapkan, kepada perusahan yang beroperasi di bidang otomotif ini di nilai abal-abal dalam menjalankan aturan tenaga kerja selama ini.

"Ini sudah kesekian kalinya masalah ketenagakerjaan di dealer Toyata, maka dari saya sebagai pimpinan akan merekomendasikan PT Hasyrat harus membayarkan hak-hak kariyawan yang sudah di PHK sesuai dengan undang-undang tenaga kerja yang berlaku," tegas Tatanude.

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Bitung Esthepanus Sidangoli membeberkan jika pihak PT Hasjrat Abadi tidak ada itikat baik apa baik dalam menyelesaikan masalah ini maka kita akan duduki kantor tersebut.

"Dalam waktu dekat ini jika PT Hasjrat tidak indahkan apa yang sudah direkomendasi Komisi A, tanggal 10 Oktober kita bersama teman-teman buruh akan kepung kantor tersebut," tutur pria yang biasa disapa Om Petu.

Reporter : Yaser Baginda
Editor      : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.