Suara Pembaharu ideas 2017

Internasional, Suarapembaharu.com -Isnilon Totoni Hapilon adalah pemimpin kelompok penculik Abu Sayyaf, dan juga kepala (emir) kelompok teroris Islamic State In Iraq and Syria (ISIS) di Filipina bersama Abdullah Maute dan pengikutnya sekitar 400-500 orang milisi ditambah dengan aliansi antara kelompok-kelompok Mindanao dan Sulu yang sudah mengikrarkan sumpah setia kepada kelompok ISIS/IS (Islam State).

Pernyataan Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana pada, Senin (16-10-2017) bahwa kedua orang tersebut  dinyatakan telah tewas saat terlibat dalam pertempuran dengan pasukan militer Filipina di selatan Marawi.

Isnilon Hapilon dinyatakan sebagai emir (pimpinan) kelompok teror ISIS/IS itu di Asia Tenggara. Sementara itu, Omar Maute (pemimpin MNLF) yang juga militan dan telah berbaiat kepada ISIS/IS dan menyerang Marawi sejak awal tahun ini.

Isnilon Hapilon dan Omar Maute memimpin penyerbuan di Marawi City sejak tanggal 23 Mei 2017 dimana awalnya terjadi pada saat pasukan keamanan Philipina menyerbu sebuah rumah yang diyakini tempat persembunyian Isnilon Totoni Hapilon.

Bersamaan dengan itu Presiden Rodrigo Duterte juga menyatakan Mindanao dalam darurat perang pada tanggal 23 Mei 2017 Pukul 22.00 waktu Manila.

Kelompok ISIS/IS menguasai daerah Marinaut, Lulut, Mapandi dan Distrik Komersial Bongolo atau ± 20 % dari kota Marawi dan sampai saat ini di Marawi sudah menewaskan lebih dari 800 jiwa, terdiri dari Tentara, militan Islam dan warga sipil.

Reporter : Adi SP
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.