Suara Pembaharu ideas 2017

Jakarta, Suarapembaharu.com -Berdasarkan evaluasi banyak lembaga dan pakar, salah satu kelemahan tiap kali penyelenggaraan Pemilu, adalah masih kurangnya profesionalitas dan integritas sebagian badan penyelenggara ad hoc: Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di tiap TPS. Karena itu, berbagai modus manipulasi suara sering terjadi di level ini. Meski di level atasnya bukan berarti tidak ada sama sekali.

Hal ini terjadi karena mereka (sebagian penyelenggara ad hoc, Red) ini telah sangat berpengalaman (dalam arti tidak pernah diganti dari pemilu ke pemilu). Jadi mereka sangat paham seluk beluk dan "permainan" dalam proses pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara.

Untuk memutus mata rantai masalah ini, maka proses rekrutmen (serta pembinaan dan monitoring-evaluasi) menjadi kata kunci. Termasuk larangan menjadi penyelenggara ad hoc lebih dari dua periode adalah upaya memperbaiki masalah ini. Ditambah lagi dengan diturunkannya batasan usia menjadi lebih muda, dari 25 tahun menjadi 17 tahun. Diharapkan makin banyak generasi muda yang dapat direkrut menjadi PPK, PPS, dan KPPS.

Karena itu, kami memanggil putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kepedulian untuk memperbaiki pemilu dan masa depan demokrasi di Indonesia. Disilakan untuk mendaftar menjadi PPK, PPS (dan KPPS) dalam Pilkada serentak 2018 di 171 daerah. Kami yakin, partisipasi Anda akan ikut memperbaiki kualitas demokrasi kita.

Demokrasi tidak dapat dibangun dengab apatisme. Demokrasi hanya bisa dibangun dengan partisipasi.

(Oh, ya. Soal jumlah PPK untuk Pilkada masih mengikuti UU Pilkada: 5 orang. Soal syarat dan lain lain mengikuti UU 7/2017).

Penulis : Pramono U Tanthowi, Komusioner KPU RI

Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.