Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, suarapembaharu.com - Semua manusia di muka bumi ini tidak ada satupun yang mengetahui seperti apa masa tuanya kelak, apakah berakhir indah, bahagia atau sebaliknya, karena takdir manusia berbeda-beda dan itu merupakan rahasia Sang Pencipta.

(Foto Yaser) kondisi kakek Ulu yang hidup sebatang kara 

Seperti itulah gambaranya yang dialami oleh Ulu, seorang kakek berumur 66 tahun, Warga Kelurahan Bitung Barat Dua Lingkungan III RT 003 Kecamatan Maesa Kota Bitung.

Kakek Ulu sudah bertahun-tahun menghuni perkuburan yang hanya berukuran sekitar 4x5 dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Untuk makan sehari-hari, kakek kelahiran 1951 itu mengaku hanya berharap rejeki yang diturunkan Tuhan kepadanya. tak ingin meretapi nasip, dirinya tak terlalu berharap tangan orang, sehingga kakek Ulu harus berkerja sebagai pemulung.

"Selama ini saya mencukupi kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan memulung rongsokan untuk dijual," kata Ulu saat ditemui media ini, Minggu (29-10-2017).

Ironisnya, kehidupan miskin yang dialami kakek Ulu nyaris sama sekali tidak tersentuh uluran tangan dari Pemerintah daerah, bahkan tidak perna merasakan yang namanya program Kartu Indonesia Sehat (KIS) di era Presiden Jokowi saat ini.

"Saya tidak perna sama sekali mendapatkan kartu yang namanya KIS," katanya.

Reporter : Yaser Baginds
Editor     : Arham Licin


Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.