Suara Pembaharu ideas 2017

Makassar, Suarapembaharu.com - Penerimaan tunjangan sertifikasi guru yang bertujuan untuk kesejahteraan guru menuai polemik.

Hal ini terjadi karena adanya perbedaan tindakan yang di berikan pemerintah khususnya Dinas Pendidikan tentang pemberian tunjangan sertifikasi guru di Provinsi Sulawesi Selatan. 
(sumber foto AR) Ermiyati guri di SMK Negeri 3 Makassar

Permasalahan yang terjadi adalah tidak terbayarnya satu bulan untuk sertifikasi pada catur wulan pertama sedangkan pada Triwulan kedua tunjangan sertifikasi tersebut terbayarkan.

Permasalahan ini muncul karena ada beberapa guru tidak dicairkan dana tersebut karena adanya ketidakhadiran di sekolah karena Izin berangkat Umrah. Pengakuan ini disampaikan oleh Ermiyati S, Pd. M.H guru mata pelajaran PKN di SMK Negeri  3 Makassar, Rabu  (22-11-2017)dimana menurutnya info dari pihak sekolah dan pengawas apabila tidak masuk selama tiga hari berturut turut akan mendapatkan pemotongan tunjangan sertifikasi sebanyak satu bulan.


"bahwa info dari pihak sekolah dan pengawas  apabila tidak masuk 3 hari berturut -turut akan dipotong  tunjangan sertifikasi sebanyak satu bulan. Tetapi keanehan dan ketidak adilan yang terjadi adalah tujuh orang yang lain di SMK Negeri 3 Makassar  tetap menerima tunjangan sertifikasi walaupun mereka izin juga pada bulan yang sama dengan jumlah hari yang sama dan bahkan ada yang Izin sampai 12 hari", ujarnya kepada awak media.

Reporter : Andreow Reza
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.