Suara Pembaharu ideas 2017

Gowa, Suarapembaharu.com -Dia adalah Dhea Resky Ananda, gadis asal Kabupaten Pangkep ini berstatus sebagai mahasiswi di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa dan mengambil jurusan Penyuluh Pertanian TA 2017/2018.


Terlahir dari keluarga yang mencintai dunia pertanian dan olahraga ini, Dhea mempunya kelebihan yaitu jago beladiri khususnya Tae Kwon Do.


Banyak prestasi yang telah diraih Dhea sebagai atlit beladiri antara lain :


* Juara 1 kelas under 46 kg putri (SMP) di Pekan Olahraga Pelajar tingkat Kabupaten Pangkep tahun 2014;


* Juara 3 under 49 kg putri di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Se-Sulawesi Selatan tahun 2014


* Juara 1 under 46 kg putri di Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Kabupaten Pangkep tahun 2015


* Juara 2 kelas under 46 kg putri junior di kejuaraan tae kwon do antar pelajar dan umum se-Sulawesi (SMUNEL Cup V ) tahun 2015


* Juara 1 under 46 kg putri di Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Kabupaten Pangkep tahun 2016


* Juara 2 POOMSE di Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Kabupaten Pangkep tahun 2016


* Juara 2 kyorugi under 49 putri junior di kejuaraan tae kwon do POLTEK CUP 2016 se-Indonesia.


Dengan berbagai predikat yang telah diraih Dhea, ada yang membuatnya berbeda saat ini. Ketertarikannya dengan dunia pertanian membawanya berstatus sebagai mahasiwi STPP Gowa yang masuk melalui Jalur Non PNS Umum.


Aktifitas Dhea tidak pernah jauh dari beladiri dan pertanian, disela-sela aktifitas belajar di kelas dan lapangan, dia selalu menyempatkan diri untuk mengasah kemampuan beladirinya. Bahkan Dhea mengajak rekan-rekan mahasiswa lain untuk aktif mengembangkan beladiri tae kwon do di STPP Gowa.


Ketika ditanya tentang ketertarikannya dengan dunia pertanian, pemegang Sabuk Hitam Dan I ini mempunya jawaban yang berbeda.


Orang tua saya bergelut dibidang pertanian membuat saya tidak asing lagi dengan pertanian. Melihat perkembangan pertanian saat ini khususnya peralatan dan mesin pertanian yang canggih membuat saya semakin yakin untuk terjun didunia ini.


Saya ingin menjadi pengusaha dibidang pertanian, saya ingin menjadi petani modern. Saya ingin membantu petani tradisional untuk berkembang dan menerapkan teknologi tepat guna agar produksi mereka juga meningkat.


Mungkin dengan menguasai ilmu beladiri saya dapat melindungi diri saya bahkan kaluarga dari berbagai gangguan. Tapi dengan belajar pertanian modern, saya siap membela petani dengan cara yang berbeda.


Minimal saya dapat melindungi petani dikampung saya dari godaan tengkulak atau permainan harga yang dapat merugikan petani. Tapi bukan dengan kekerasan, tapi dengan pengetahuan, ujarnya penuh senyum.

Reporter : Andreow Reza
Editor: Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.