Suara Pembaharu ideas 2017

Manado, Simpang siur informasi penyebab tewasnya Dan Sumarauw (29) seorang anak punk di kawasan Mega Mas, Minggu (19-11-2017) dini hari sekitar Pukul 03:30 Wita makin tak jelas.
(sumber foto ilustrasi Kalteng Pos) 

Disalah satu media online menyebutkan, tewasnya pria yang sehari hari berprofesi sebagai pengamen ini karena ditikam oleh kelompok anak punk lainnya, namun sejumlah saksi mata menyebutkan jika korban tewas akibat dipukul menggunakan pentungan oleh anggota Satpam kawasan Mega Mas.

Menurut salah satu warganet bernama DhioAssa, korban tewas bukan karena ditikam. Tetapi dipukul menggunakan pentungan oleh satpam Mega Mas.

"Satpam dabage dg pentongan di kapala sampe picah,bkg org tikam," tulisnya dikolom komentar dipostingannya.

Akun Cakrawala Kosmetik Manado juga menyebut bahwa korban dipukul oleh anggota keamanan Kawasan Mega Mas

"   Anak punk dy 
Dp akun  fb Anaci Anarci 
Abis ngamen 
Kong nentau gmna kronologi..sampe security megamas pukul pa dya di kapala sampe mati," tulis akun ini juga dikolom komentar yang ramai dikomentari netizen itu.

Kasus ini sudah ditangani oleh pihal kepolisian, namun awak media ini belum bisa mendapatkan pernyataan resmi polisi apa penyebab kematian pria yang v
berasal dari Pinolosian, kabupaten Bolsel itu.

Reporter : Nanang Noholo
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.