Suara Pembaharu ideas 2017

Talaud, Suarapembaharu.com -Warga Pulau Kakorotan, kecamatan Nanuka, kabupaten Kepulauan Talaud mulai kebingungan beberapa hari terakhir ini. Penyebabnya karena distribusi bahan kebutuhan pokok (Sembako) terhenti.
(sumber foto ist) KM Sabuk Nusantara 51, kapal Pelni yang biasa melayari Bitung-Pulau Kakorotan

Kosongnya sembako seperti, beras, minyak kelapa, gula pasir dan bahan bakar minyak(BBM) disebabkan tidak adanya kapal perintis yang biasa melayani rute Bitung-Kakorotan. Kapal milik Pelni KM Sabuk Nusantara 51 yang dulunya rutin melayani rute tersebut, sejak tiga bulan terakhir sudah tidak lagi pernah berlayar ke pulau itu.

Menurut salah satu warga Kakorotan Doner Taine, dirinya yang saat ini berada di kota Bitung terus mendapat telpon dari warga terkait nasib mereka yang sudah tidak lagi memiliki sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.


" warga di kampung saya setiap hari menelpon menanyakan kapan kapal dari Bitung akan tiba di sana. Saya mulai bingung juga disini, saya sudah coba datangi kantor Pelni, tapi jawaban mereka tidak memberikan solusi terkait nasib saudara saudara kami disana," ujarnya dengan nada sedih saat berbincang dengan media ini, Jumat (24-11-2017).

Reporter : Ikselson Gahagho
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.