Suara Pembaharu ideas 2017

Jakarta, suarapembaharu.com - Tersangka Kasus E- KTP Setya Novanto, kembali membuat geger publik, setelah drama tiang listrik, sekarang mengeluarkan surat sakti, yang ditulis oleh tangannya sendiri.
Suparji Ahmad
"Beredarnya Surat tersebu kembali membuktikan kesaktian Novanto", Ujar Suparji Ahmad, saat di temui di Universitas Al-Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Jaksel.

Lanjutnya, untuk sementara surat sakti ini bisa mengendalikan dua institusi besar, yakni Lembaga DPR dan partai Golkar. kedua institusi  ini tidak memproses pemberhentian Novanto dari jabatannya.

"Partai Golkar tidak melakukan penggantian Ketua Umum dan DPR tidak memproses pemberhentiannya sebagai Anggota dan Ketua DPRI. Secara normatif langkah tersebut tifak salah karena penegakan hukum menggunakan prinsip praduga tidak bersalah. Namun secara etika tidak pantas, karena Ketua DPR dan Ketua Umum partai besar berstatus tersangka dan menjadi tahanan, ini akan menjadi contoh yang tidak baik," tegasnya.

Seharusnya DPR melalui Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) merespon dan memproses hal ini guna menegakkan kehormatan DPR. Demikian pula partai Golkar juga perlu memproses untuk menegakkan komitmen pemberantasan korupsi negeri ini.

Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.