Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, Suarapembaru.com - Gudang kopra milik PT. Multi Nabati Sulawesi (MNS) yang terletak di kelurahan Wangurer Timur, kecamatan Madidir, kota Bitung yang terbakar dari, Minggu (17-12-2017) sekitar Pukul 08:00 Wita sampai saat ini belum bisa dipadamkan.

Asap tebal yang berasal dari kopra yang terbakar selama 24 jam lebih ini mulai berdampak terhadap masyarakat yang bermukim disekitar lokasi gudang tersebut.

Dari penuturan ketua Rt 11 lingkungan II Anna Lombonaung, mengatakan bahwa warga mulai merasakan sesak napas akibat sudah lebih dari 24 jam menghirup udara yang bercampur asap dari kebakaran perusahaan minyak kelapa itu.

" Kami mulai sesak napas. Sekarang saya sudah membagikan masker yang saya minta dari perusahaan kepada warga," ujarnya saat ditemui wartawan Suarapembaharu, Senin (18-12-2017).

Anna menambahkan, bukan saja warga yang ada di Rt 11 yang merasakan dampak dari asap tersebut. Namun, warga yang ada di Rt lain yang ada di lingkungan II berjumlah 400 orang juga merasakannya.

" Sudah ada dua anak anak dan 3 orang dewasa yang sakit akibat gangguan pernapasan (Ispa)," jelasnya.

Walaupun, menurutnya lagi, pihak perusahaan sudah menyampaikan agar warga yang sakit akibat gangguan pernapasan karena menghirup asap dari gudang MNS, untuk dilaporkan kepada manajemen perusahaan untuk diambilkan langkah medis.

" Perusahaan sudah meminta agar warga yang sakit karena menghirup asap, segera lapor ke perusahaan," pungkas Anna.

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.