Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, Suarapembaharu.com - Program Kementerian Pertanian RI untuk kembalikan posisi Indonesia sebagai negara agraris terus digenjot. Dipenghujung tahun 2017 ini, salah satu komoditi yang ditargetkan untuk mencapai swasembada di tahun 2018 mulai dilakukan penanaman.

Melalui Upsus Kedelai menggunakan anggaran APBN P 2017, Kementan mengucurkan bantuan benih dan pupuk kedelai keseluruh Indonesia. Kota Bitung yang saat ini melalui duet Walikota Max J Lomban dan Wakil Walikota Maurits Mantiri juga menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu program andalan akan menyiapkan lahan tanam kedelai seluas 1300 hektare.

Hari ini, Kamis (07-12-2017) digelar penanaman perdana komoditi kedelai oleh Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian kota Bitung Sonny Wenas didampingi Korda Gempita kota Bitung Arham Licin dilahan kelompok usaha bersama (KUB) Sematuari kelurahan Tanjung Merah, kecamatan Matuari.

Dalam sambutannya, Wenas menyampaikan permohonan maaf Walikota dan Wakil Walikota yang tidak sempat hadir bersama dengan petani ditempat tersebut. Namun, kedua pemimpin kota Bitung ini sangat mendukung seluruh program dibidang pertanian.

" saya mewakili pak Walikota dan Wakil memohon maaf karena beliau berdua tak bisa bersama kita disini. Namun, seluruh program pertanian sangat didukung oleh keduanya dan meminta seluruh petani bisa bersinergi agar supaya bisa menghasilkan beragam komiditas yang akan mendukung sumber pangan masyarakat kota Bitung khususnya dan tentunya akan berimbas terhadap kesejahteraan masyarakat," ujar Wenas.


Wenas menambahkan kehadiran Gempita kota Bitung yang terus mensosialisasikan dan bergerak mendorong regenerasi petani yang nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian di kota Bitung.


" Saat ini kami mendapat amunisi yang bernama Gempita untuk menggerakkan pertanian. Khususnya menghidupkan lahan tidur yang selama ini tak produktif menjadi lahan yang menghasilkan nilai ekonomi tinggi," pungkasnya.
Sedangkan Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan Matuari Julius mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan pendampingan terhadap kelompok tani.

" Kami penyuluh siap dampingi petani. Dan jumlah kelompok tani di kecamatan Matuari ada 17 yang mana sudah 14 poktan bersedia menanam kedelai untuk mensukseskan program Kementan," ujarnya.

Reporter : Yaser Baginda
Editor : Sahrul Seriawan

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.