Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Pelaksanaan kegiatan gerai perizinan kapal perikanan hasil ukur ulang di setiap sentra perikanan di seluruh indonesia, rupanya terus diminati para pelaku usaha kapal penangkapan ikan di berbagai daerah. Hal ini terbukti, dengan antusiasnya nelayan Bitung dan sekitarnya mengikuti gerai perizinan, Jumat (15-12-2017).


Gerai perizinan yang dilakasanakan di Kantor PPS Bitung tersebut memproses perubahan ukuran kapal dari kewenangan daerah dari (sd 30 GT) menjadi kewenangan pusat (30 GT keatas). 

"Pelaksanaan gerai mengacu pada peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 11 tahun 2016 tentang standar pelayanan minimun gerai perizinan kapal penangkapan ikan hasil pengukuran ulang serta, sebagai implementasi tindak lanjut dari Gerakan Nasional Penyelamat Sumberdaya Alam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga, sebagai tindak lanjut pengukuran kapal perikanan di seluruh indonesia oleh Kementrian Perhubungan," tutur Direktur Perizinan dan Kenelayanan, Ir Saifuddin, MMA.

Gerai perizinan Kapal hasil pengukuran ulang, kata Saifuddin, merupakan salah satu bentuk transpransi pelayanan perizinan di Kementrian Kelautan dan Perikanan. Direktorat Perizinan dan Kenelayaan sangat terbuka, bahkan pemilik kapal/nelayan yang mengajukan permohonan izin kapal dapat turut serta bersama mengawasi proses penertiban izin  di lapangan melalui website perizinan dan pembayaran PNBP-nya melalui bank.

"Hal ini tentunya, selaras dengan instruksi langsung Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 716 tahun 2016 tentang penindakan dan pencegahan praktek pungutan liar di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang melarang perbuatan segalah jenis pungutan dan besaran tarif perizinan di luar ketentuan," pungkas Saifuddin.

Reporter : Yaser Baginda
Editor      : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.