Suara Pembaharu ideas 2017

Bitung, suarapembaharu.com - Puluhan titik tambang pasir ilegal (Galian C) yang dimiliki oleh sejumlah cukong di Kota Bitung sampai hari ini, masih beroperasi cukup bebas tanpa harus ditindak secara tegas oleh pemerintah kota.


Pemetaan lahan serta disertai dengan alasan pembangunan infrastruktur menjadi dasar kuat para pengusaha tak berizin untuk mengumpulkan pundi-pundi keuntungan dari galian C yang nantinya akan berdampak bencana pada warga sekitar.

Namun mirisnya lagi, sejumlah instansi terkait Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan  Komisi C DPRD Bitung, seakan memberikan ruang lebih kepada pelaku-pelaku usaha yang jelas-jelas sudah melanggar aturan pertambangan.

"Padahal jelas sudah melanggar aturan, namun pemerintah hanya diam tanpa ada tindakan kepada cukong-cukong yang tak punya izin di galian C," ujar seorang warga yang tak ingin namanya dipublis, Kamis (07-12-2017).

Aktivitas galian C selama ini di Kota Bitung, katanya, cukup meresahkan warga karena efek sampingnya negatif terhadap sektor sosial, ekonomi dan dampak ekologinya terhadap masyarakat.

"Oleh karena itu penambangan galian C ilegal di Kota ini sudah seharusnya dihentikan dan ditindak secara tegas oleh pemerintan tanpa pandang bulu," jelasnya.

Sampai saat ini, sudah relatif sangat memprihatinkan karna para pengusaha dadakan galian C ilegal semakin merajalelah di sejumlah wilaya Kota Bitung, lantas siapa-siapa yang terlibat secara langsung dalam bisnis yang tak berizin ini,? Bersambung.

Reporter : Yaser Baginda
Editor      : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.