Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, suarapembaharu.com - Akibat sindikat penimbunan elpiji 3 kg, masyarakat di Kota Bitung sejak beberapa pekan terakhir ini menjerit. Karena kesulitan mendapatkan tabung gas di sejumlah pangkalan.


Menggapi hal itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bitung Benny Lontoh, memberikan penjelasan tentang situasi yang terjadi dibeberapa pekan terakhir ini dan upaya-upaya yang dilakukan Disperindag dalam mengantisipasi hal tersebut.

"Kelangkaan yang terjadi karena memang permintaan elpiji 3 kg diakhir tahun meningkat,"ujarnya kepada Suarapembaharu.com, Kamis (14-12-2017).

Kelangkaan elpiji 3 kg yang dirasakan masyarakat, kata Benny, memang ada sejumlah oknum yang mencoba untuk melakukan penimbunan. Namun hal tersebut sudah ditindak tegas oleh Polres Bitung.

"Hasil sementara yang kita pantau per tanggal 11 Desember, di Pasar Girian sementara dengan harga Rp 23.000 sampai dengan Rp 25.000 sedangkan tabung gas di pasar winenet Rp 19.000," jelasnya.

Seharusnya harganya sama, lanjut Benny, kita beberapa hari terakhir ini melakukan sidak di sejumlah pedagang yang menjual dengan harga lebih serta diberikan peringatan.

"Nanti datanya di update lagi, akan tetapi pihak kita sudah meminta kepada agen untuk menambahkan stok dari 150- 180% dari kebutuhan normal," singkat Benny.

Reporter : Yaser Baginda
Editor      : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.