Suara Pembaharu ideas 2018

Jakarta, Suarapembaharu.com - Proses Penyelidikan dan Penyidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus E KTP tidak Profesional, hal itu dapat kita lihat dari Proses penyidikan E KTP telah berlangsung bertahun tahun, tetapi prosesnya sangat lambat, ini dapat dibuktikan dengan masih banyaknya penikmat uang haram E KTP masih berkeliaran dengan tenang diluaran, ini menunjukan KPK tidak serius dalam proses E KTP.

" Sepertinya KPK menggunakan Kasus E KTP untuk pencitraan di mata publik , dugaan ini kuat bagaimana KPK memperlakukan Setya Novanto seolah olah Setnov adalah Pelaku Utama dalam Korupsi E KTP padahal Setnov hanya Bagian kecil dari Pelakunya, masih ada tiga Pelaku terindikasi kuat terlibat dalam E KTP tapi masih santai santai saja,"hal ini disampaikan oleh Kordinator Komunitas Anak Muhammadiyah Amirullah Hidayat.

Kalaulah Komisi Pemberantasan Korupsi Benar benar Bekerja secara profesional maka proses kasus E KTP tidak selambat ini, seharusnya sudah puluhan orang yang diseret kepengadilan, tapi ini kan seakan akan menjadikan Kasus Korupsi E KTP adalah tabungan kasus, yang akan di keluarkan satu persatu bila dibutuhkan untuk menaikan nama KPK kepada Publik.

Ini yang kita lihat kenyataannya, kalau benar benar KPK bekerja secara Profesional maka tidak mungkin kejadian hilangnya tiga Nama Politisi PDIP yaitu Memkumham Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo , dan Bendahara DPP PDIP yang juga Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dalam dakwaan Setya Novanto, dengan tiga nama politikus PDIP ini keluar di pengadilan berkali kali, maka KPK seharusnya dengan Mudah untuk Membawa ketiganya ke pengadilan sebagai tersangka.

" Sebab kesaksian itu menunjukkan bukti kuat ketiganya terindikasi terlibat menikmati uang E KTP, apalagi ketiganya saat itu duduk sebagai Anggota Komisi II dan Wakil Ketua BANGGAR DPR RI, sebab sesuai aturan, bahwa tidak bisa satu Proyek Apapun disahkan Paripurna DPR RI tanpa melewati Proses di komisi dan BANGGAR DPR RI, atau KPK tidak berani Sama ketiganya, karena berasal dari Partai yang Berkuasa saat ini, oleh karena itu kita minta dan ingatkan KPK serius menyeret semua yang terlibat E KTP kepengadilan walaupun itu dari Partai yang Berkuasa, Sebab semua orang sama dimata hukum jangan sempat rakyat marah," Tegas Amirullah Hidayat.

Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.