Suara Pembaharu ideas 2017

Sitaro, Suarapembaharu.com - Nama Helfried Lombo adalah salah satu figur kandidat balon bupati dari PDI perjuangan yang di anugerahi segudang talenta ini ternyata punya cerita menarik dalam kehidupan pribadinya, lewat hasil investigasi awak media ini coba merangkumnya.
(sumber foto ist) Helfried Lombo

Mengusung jargon " Ketang Tau Susah Makena Tau Susah" yang artinya hanya orang susah yang paham/mengerti orang susah begitu melekat dengan HELLO, ternyata punya makna dan arti tersendiri bagi pribadi  yang terlihat sederhana ini.


Terlahir dari keluarga berlatar belakang ekonomi yang tergolong kurang mampu dan sederhana itu, Helfried Lombo mempunyai tekad yang luar biasa dari semasa kecil untuk bisa membantu dan membahagiakan kehidupan kedua orang tuanya kelak.

Helfried Lombo yang akrab di kenal dengan sapaan HELLO lahir di Kinali, Siau Barat Utara pada 17 oktober 1957 dari pasangan suami isteri  Nathaniel Lombo (almh) dan Ansilina Adilang (almh). Dimana mendiang ayahanda HELLO kecil adalah seorang pelayan Tuhan sebagai ketua jemaat di jemaat Tornisa Winangun di kampung Kinali kala itu.

Sadar karena merupakan anak lelaki satu-satunya dari empat bersaudara,  inilah yang membuat Hello kecil semasa itu mengenyam bangku sekolah dasar (SD) masih dengan tekad yang sama  kelak bisa membantu membahagiakan kedua orang tuanya bersama kakak dan adik perempuanya.

Beranjak remaja HELLO melanjutkan pendidikannya ke tingkat sekolah menegah pertama (SMP) negeri Kiawang kampung kelahirannya, tamat dan merantau ke kita Manado melanjutkan ke tingkat sekolah menengah atas (SMA N 3) Manado, saat itu kebetulan di Siau belum memiliki sekolah setingkat SMA.

Selepas menyelesaikan pendidikan di SMA,  HELLO melanjutkan pendidikanya dijurusan akuntansi Universitas Klabat, Teknologi Informatika di Universitas Lambung Mangkurat, jurusan managemen di Tridharma Balikpapan terakhir studi program bisnis administrasi hingga jenjang pasca sarjana.

Deretan pengalaman karir HELLO di bidang bisnis dimulau ketika menjadi staff di PT.Total Oil Indonesia selama tujuh tahun, staf accounting di Horigan Enterprises selama tiga tahun, finance accounting manager di PT. union pasific foods dua tahun, manager di PT. Telematrixindo, PT.Skytel, PT.Mobisel, finance analisis di Asia Internasional finance sejak 2007-2009 di Beijing China, Dirut PDAM Bitung 2004-2005 dan berakhir menjadi Dirut PT.Papujaya Sumber Rejeki dan Painiai Mining (2009-2015).

Sementara, karir HELLO di bidang pelayanan publik di mulai dari menjadi staf ahli walikota Bitung masa jabatan (2001-2005), staf khusus DPP PDI Perjuangan (2002-2004) setelah itu menjadi staf ahli bupati kabupaten Mappi di Papua masa jabatan (2006-2007).

Helfried yang  menikahi Notje Tamamilang dan dikaruniai empat orang anak Febry Lombo, Vanny Lombo, Julio Lombo dan Keiven Lombo yang kesemuanya telah menyelesaikan pendidikan disejumlah perguruan tinggi di pulau jawa.

Kini, pria yang digadang gadang akan menjadi bakal calon bupati Kepulauan Sitaro ini tinggal menunggu hasil Fit and Proper Test dari partai besutan gubernur Olly Dondokambey itu.

Reporter : Ikselson Gahagho
Editor: Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.