Suara Pembaharu ideas 2018

Tabalong, Suarapembaharu.com - Perayaan tanam perdana Jagung tahun 2018 di Hadiri Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, Dandim 1008/Tanjung Letkol Arm Anang Krisna Indra Kumara, Kadis Pertanian Provinsi Kalsel bersama Kadis Tabalong Johan Noor Effendi, Koordinator Gernas Gempita, Korwil Gempita Kalsel Rikval Fachruri, bersama jajaran korda-korda Gempita Kalsel, Ketua KNPI, HIPMI dan Poktan di desa Kasiau Kecamatan Murung Pundak kabupaten Tabalong, Rabu (17/01/2018).


Yassir Arafat korda Gempita Tabalong dalam laporannya menyatakan Tanam perdana di atas lahan tidur 270 ha terlaksana berkat dukungan Dandim Letkol Arm Anang Krisna Indra Kumara.

 "beliau kerahkan alat berat dan traktor sehingga lahan 270 ha hari ini mulai ditanami oleh poktan Gempita," Ungkapnya.


Korwil Gempita Kalsel menyambut bangga atas keikutsertaan bupati, dandim dan jajaran polres mendukung regenerasi petani di wilayah Tabalong, mengingat potensi lahan yang ada guna mendukung perluasan areal tanam baru yang ditargetkan Kementerian Pertanian.

Perluasan ini memastikan pelibatan massif pemuda sejak dini guna meyakinkan mereka potensi penghasilan dibanding jadi buruh atau sektor lain.

"Saat pemerintah bingung membuka lapangan kerja, kami Gempita malah butuh Jutaan pemuda untuk buka lahan baru tanam Jagung, penghasilannya tidak main-main, 10 juta perbulan," ungkap Rikval kepada media ini.

Dukungan penuh pada Gempita oleh bupati bersama dandim dan polres Tabalong ini sebagai momentum pemuda menjadikan Tabalong sebagai lumbung jagung Banua.

Dalam sambutannya Bupati Tabalong Anang Syakhfiani mengungkapkan dimana ketahui Kabupaten Tabalong Ini merupakan penghasil karet terbesar di Kalsel tapi situasi saat ini harga karet jatuh dan merugikan para petani.

"sehingga kita harus mencari cara tercepat selain meningkatkan kualitas karet untuk meningkatkan harga petani kita harus harus usaha komoditi lain pertanian, Nah Tanam jagung sudah bisa jadi sumber penghasilan dalam waktu singkat," jelasnya.

Dirinya juga bangga kepada Gempita, anak-anak muda yang berani turun bertani memanfaatkan lahan-lahan tidur, melalui gerakan menanam jagung ini merupakan langkah strategis diversifikasi komoditi petani yang tergantung ke kebun karet memiliki pilihan lain untuk menambah penghasilan dan akan sejahtera.

"Saya merasa bernostalgia, sebab saya tanam jagung saat umur 6 tahun, Itu artinya saya ini Ini Gempita" tegas H. Anang yang disambut Riuh oleh Poktan Gempita.

Kadis Pertanian Kabupaten Tabalong
Johan Noor Effendi. Selain tanaman karet Tabalong juga mempunyai potensi besar di sektor tanaman pangan, kita mempunyai lahan tidur ribuan hektar yang bisa dimanfaatkan ke tanaman pangan, maka apa yang dimotori Gempita hari ini adalah langkah konkrit anak-anak muda untuk membangun daerah.

"2018 ini kita mendapat jatah 4.600 Ha untuk pengembangan jagung di lahan -lahan baru, dan kita akan bentuk tim, dari GEMPITA Tabalong, Kodim 1008/Tanjung, KNPI Tabalong, untuk menggarap lahan-lahan ini," ujar Johan, Kadis Pertanian Tabalong.

Semua Traktor dan alsintan modern akan dipinjamkan gratis untuk dukung perluasan areal tanam Tabalong dan Gempita wajib siapkan operatornya.

Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.