Suara Pembaharu ideas 2018

Manado, Suarapembaharu.com - Terkait pada masalah Lapak pasar yang diduga diberikan kepada pengusaha-pengusaha pasar membuat para penjual di pasar Tuminting, Bersehati Bahu dan Karombasan kehilangan lapak penjualan.

Hal ini diungkapkan ketua Pasar Djibran Ali di kantor DPRD kota Manado, Senin (15-1-2018). Dia mengatakan, Dirut PD Pasar Ferry Kientjem harus adil dalam pemilihan Lapak.

"Kami minta pasar itu dikelola oleh pengelola pasar bukan usaha-usaha pasar, bisa saja ini sudah ada pungli-pungli yang terjadi. kami mempunyai 5 permintaan kepada Dirut PD pasar," tuturnya.

Permintaan pertama pedagang adalah PD.Pasar mengelola pasar dan menghapus praktek pungli dari 1996 sampai 2017. Kedua pedagang minta Dirut PD. Pasar membuat surat penunjukan hanggar yang ditempati pedagang pasar. Ketiga 1080 pedagang semuanya diundi dan disaksikan oleh TNI Polri. Keempat pedagang tidak mau Dirut memberikan kebijakan kepada oknum-oknum pedagang hingga membuat pasar seperti WC Umum dan terakhir pedagang mohon Dirut membuat surat perdagangan barito 1 hanggar nomor-nomor diundi resmi.

Diketahui, Hal ini dilakukan dan menghadap kepada Ketua DPRD kota Manado, Nortje Van Bone dan Wali kota serta Wakil Wali kota Manado namun tidak datang.

Reporter : Nanang Noholo
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.