Suara Pembaharu ideas 2018

Jakarta, Suarapembaharu.com - Melihat kondisi yang terjadi saat ini, dimana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menuntaskan kasus Korupsi E KTP secara komperhensif, ini dapat dibuktikan, sejak Setya Novanto di tangkap sampai sekarang KPK belum menentapkan tersangka baru, padahal kita telah ketahui bahwa dalam kasus Korupsi E KTP, adalah korupsi secara besar besaran dan berjamaah yang melibatkan eksekutif, legislatif, apalagi yang di rugikan dalam kasus ini adalah Hak Azasi Manusia seluruh penduduk Indonesia.


Hal itu dikatakan Amirullah Hidayat Kordinator Komunitas Anak Muhammmadiyah (KAM) Di Jakarta hari ini, Sabtu (13-1-2018).

" kita heran melihat KPK saat ini, yang sepertinya tidak serius dalam menuntaskan kasus Korupsi E KTP, dibuktikan banyak oknum oknum yang terindikasi kuat terlibat dalam kasus E KTP, salah satu indikasi kuat tersebut adalah namanya keluar di dalam persidangan,terutama yang disebutkan Nazaruddin, yang telah menjadi Justice Calaborator, maka kita yakin pengakuan itu suatu kebenaran, dalam pengakuannya Nazaruddin mengatakan Ganjar Pranowo menerima 520,000 dollar, Olly Dondokambey menerima 1,200,000 dollar, Yasona Laoly menerima 84,000 dollar, sampai sekarang belum diperiksa secara intensif sama KPK, ini yang terus kita pertanyakan sama KPK," ujar Amirullah.

Maka kita akan lihat berani tidak KPK memproses nama nama yang disebutkan oleh Nazaruddin tersebut.

" kalau tidak berani maka sudah jelas lah bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi mendapat tekanan dari kekuasaan dan kita akan sampaikan ke Publik bahwa KPK hari ini bermain politik dalam memberantas Korupsi," Tegas Amirullah Hidayat.

Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.