Suara Pembaharu ideas 2018

Sangihe, Suarapembaharu.com - Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong kembali melaksanakan program kerja Me'daseng ke enam di wilayah Manganitu Selatan (Mangsel) selama dua hari yakni Jumat-Sabtu (19-20) Januari.

Seperti biasanya, Bupati dan Wabup bersama rombongan, disambut secara adat di Kampung Kaluwatu Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel). Dan melalui program Services Power For Sangihe (SPFS), mereka menggelar pertemuan singkat bersama masyarakat di Balai Kampung Kalawatu, Kemudian melanjutkan perjalanan ke Kampung Laine Kecamatan Manganitu Selatan, yakni menggelar panen padi.


Setelah itu melanjutkan perjalanan ke Kampung Lapango Kecamatan Mangsel. Kemudian sebagai Pemimpin yang peduli dengan rakyatnya, Bupati dan Wabup menyerahkan secara simbolis bantuan berupa 2 unit perahu bagi  masyarakat Kampung Lehupu Kecamatan Tabukan Selatan Tengah dan Kampung Pulau Mahengetang Kecamatan Kepulauan Tatoareng. Setelah itu kembali dilanjutkan pertemuan bersama masyarakat Kecamatan mangsel di Balai Kampung Lapango.

Camat Mangsel Ventje Kamurahan dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan program Me'daseng merupakan salah satu kebanggaan dari warga di Kecamatan Manganitu Selatan yang sudah lama dinantikan.

"Program Me'daseng mempunyai manfaat bagi publik atau masyarakat. Salah satunya telah diberlakukan pemberian Akte Kematian oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Termasuk menerapkan pengentasan kemiskinan yakni telah mengalami penurunan sekitar 27,3 persen," jelas Kamurahan.

Lanjut camat, menurunnya angka kemiskinan salah satunya turut dibantu oleh program Komunitas Adat Terpencil (KAT) dari Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di sejumlah kampung yang totalnya mencapai 239 unit. Juga program pada bidang kesehatan yakni pembangunan Puskesmas Lapango, peningkatan pada sektor pendidikan yakni melalui SMA Negeri 1 Manganitu Selatan.

"Moto kita membangun melayani dengan kasih, tentunya bisa diwujudkan secara bersama-sama," tutupnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana menyampaikan, pada kesempatan kegiatan Me'Daseng di Kampung Lapango Kecamatan Manganitu Selatan, turut hadir tamu yakni Ribka Yanti SH sebagai Humas Kementrian Sekretaris Negara yang dapat merekam program Me'Daseng  di Mangsel.

 "Program Me'Daseng ini pertama kali di wilayah Kecamatan Mangsel. Tentunya akan mendorong kebersamaan dalam membangun daerah. Ada 2 hari secara bersama bisa mendengar aspirasi masyarakat yang disampaikan secara langsung kepada Bupati dan Wabup serta instansi terkait. Program ini merupakan pendekatan pemerintah daerah kepada seluruh publik atau masyarakat. Sesuai tingkatannya yakni kampung, kecamatan dan kabupaten," tutur Bupati.

Ditambahnya, selama program Me'daseng berlangsung, akan dilaksanakan dialog bersama terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan pada sektor-sektor terkait. Bahkan di tahun 2018, program Me'Daseng dapat terfasilitasi bersama publik atau masyarakat yakni mendapat topangan anggaran oleh pemerintah daerah, tentunya untuk meringankan beban wilayah.

 "Menunjang program yang ditetapkan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yakni menurunkan jumlah warga yang dikategorikan kurang mampu di seluruh wilayah. Salah satu permasalahan yakni kebutuhan papan yakni perumahan. Sudah ada program RTLH dan komunitas adat terpencil. Kita harus saling bersinergi dalam menangani kemiskinan,  termasuk di dalamnya pengelolaan dana desa. Pula biaya pengobatan bagi publik yang kurang mampu, akan diperhatikan pemerintah daerah dan diakomodir melalui BPJS," kata Bupati.

Dihari kedua yakni Sabtu (20-1-2018) Bupati dan Wabup bersama rombongan pergi melakukan penanaman jagung sebagai komitmen untuk membangun sektor pertanian di kabupaten Sangihe dilanjutkan dengan pemantauan sekolah, kemudian kembali berbaur dengan masyarakat mendengar aspirasi dan bertanya jawab terhadap semua permasalahan yang dihadapi mereka.

"Masukan dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk pembangunan sangihe yg lebih baik, dan untuk masyarakat kita sebisa mungkin memberikan pelayanan yang maksimal dan peningkatan untuk sektor Pertanian, Pariwisata dan perikanan akan terus di genjot," ungkap orang nomor satu di Sangihe ini.

Sementara itu, Wabup yang membidangi bidang pengawasan menekankan agar para perangkat desa bekerja sesuai dengan jadwal dan jam yang sudah ditentukan.

"Masih ada banyak laporan kantor kapitalaung yang sering di tutup pada jam kerja, hal ini akan membuat masyarakat kita kewalahan jika mengurus segala sesuatau, harus mencari kesana kemari dan saya berharap agar kantor kapitalaung bekerja susuai dengan jam kantornya, jangan satu pergi semuanya langsung pergi juga dan kantor akhirnya ditutup," tegas Wabup.

Banyak masukan, kritikan serta pertanyaan penting yang dilontarkan masyarakat kepada pemerintah daerah hal itu menjadi kajian dan pertimbangan bagi Bupati dan Wabup serta kepala SKPD kedepan untuk membangun Sangihe yang lebih baik.

Reporter : Reynaldi Tulong
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.