Suara Pembaharu ideas 2017

Manado, Suarapembaharu.com - Pendaftaran bakal calon kepala daerah pada pilkada 2018 yang dibuka selama 3 hari sudah berakhir kemarin, Rabu (10-1-2018).

Namun, untuk daerah yang bakal calon kepala daerah masih ada yang belum mendaftar atau hanya satu pasang bakal calon yang mendaftar, maka KPU wajib melakukan Perpanjangan masa pendaftaran yang mana seperti tercantum dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PerKPU) Nomor 12 tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Dimana pada Pasal 89 ayat (1) disebutkan, “Dalam hal sampai dengan akhir masa pendaftaran Pasangan Calon hanya terdapat 1 (satu) Pasangan Calon atau tidak ada Pasangan Calon yang mendaftar, KPU Provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP Kabupaten/Kota memperpanjang masa pendaftaran Pasangan Calon paling lama 3 (tiga) hari.”


Jika sampai tiga haru tambahan waktu pendaftaran yang diberikan masih belum ada yang mendaftar atau bakal calon yang mendaftar hanya satu pasang. Maka, menurut pakar ilmu politik dari Universitas Samratulangi Manado DR.Ferry Liando, maka calon yang hanya satu pasang tersebut akan berhadapan dengan kotak kosong.

" Jadi menurut undang undang seperti itu dan itu konstitusional," ujarnya.

Rujukan yang digunakan Liando yakni UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-undang, maka akan dilakukan pemilihan lagi pada periode berikutnya.

Pada Pasal 54d ayat 1 hingga 4 dijelaskan, KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota menetapkan pasangan calon terpilih pada Pemilihan 1 (satu) pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54c, jika mendapatkan suara lebih dari 50% (lima puluh persen) dari suara sah. Jika perolehan suara pasangan calon kurang dari sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pasangan calon yang kalah dalam pemilihan boleh mencalonkan lagi dalam pemilihan berikutnya. Pemilihan berikutnya yang dimaksud adalah, diulang kembali pada tahun berikutnya atau dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang dimuat dalam peraturan perundang-undangan.


" Kotak kosong pernah menang yaitu waktu Pilkada di Pati Jawa Tengah. Tapi pengalaman Pilkada 2017, semua calon yang lawan kotak kosong selalu menang diatas 50 persen," pungkasnya, Kamis (11-1-2018).

Seperti diketahui, sampai waktu yang ditentukan, di enam daerah di Sulut yang menggelar pilkada, hanya Minahasa Tenggara yang memiliki satu pasang bakal calon bupati dan wakil bupati.

Reporter : Nanang Noholo
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.