Suara Pembaharu ideas 2018

Sangihe, Suarapembaharu.com - Usai hari raya natal dan tahun baru salah satu dari sembilan bahan pokok (sembako) yakni beras di kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara mengalami kenaikan harga. Pantauan di beberapa pasar tradisional Sangihe, Jumat (19-1-2018) kemarin, harga beras mencapai Rp 12.500 hingga Rp 14.000 perkilo.

Kadis Perindag kabupaten Sangihe

"Kenaikan ini disebabkan karena stok beras mulai menipis," kata Enda salah satu pedagang beras di Pasar Towo'e Tahuna.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Velma Maheso mengatakan berdasarkan hasil monitoring stok beras ditingkat distributor dan sub distributor mengalami kekosongan.

"Sedangkan ditingkat pengecer masih cukup tersedia kurang lebih untuk kebutuhan dua minggu. Sehingga membuat harga beras mengalami kenaikan kurang lebih 13,04 persen dengan alasan harga ditetapkan oleh distributor dan sub distributor," jelas Maheso.

Lanjutnya,  sesuai data manifes pada 27 Desember 2017 lalu beras masuk dari Makassar menggunakan tol laut kurang lebih 20 kontainer atau 360 ton.

"Saya ingatkan pengusaha distributor,  sub distributor dan pengecer agar tidak mengadakan penimbunan barang dan menaikan harga yang tidak wajar. Jika ditemukan seperti itu akan dikenakan sangsi sesuai dengan peraturan UU nomor 7 tahun 2014, " tegas Maheso.

Reporter : Reynaldi Tulong
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.