Suara Pembaharu ideas 2018

Bolmong Timur, Suarapembaharu.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah menjalani hukuman sesuai dengan pelanggaran sementara diberhentikan. Sebab aturan Pasal 87 ayat 4 poin B Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen sangat jelas memberhentikan tidak hormat mantan narapidana.


"Beruntung dari delapan PNS di Boltim yang telah terkena aturan tersebut, hanya satu bisa diaktifkan kembali berdasarkan surat dari Badan Kepegawaian Nasional, baru diterbitkan," ujar Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sehan Landjar, Senin (22-1-2018) ditengah suasana Rapat Paripurna DPRD Boltim.

Kata Sehan, satu pegawai negeri sipil tersebut, bisa diaktifkan kembali, karena ada beberapa pertimbangan dari BKN. Bahwa PNS tersebut tidak terlibat. Lanjutnya, sekarang PNS tersebut, telah diusahakan Pemerintah Kabupaten Boltim, untuk secepatnya dikembalikan namanya dalan data base di Badan Kepegawaian Nasional.

Sementara Sekretaris Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Reza Mamonto mengatakan, memang ada satu PNS golongan III yang bakal diaktifkan kembali.

"Kami masih berusaha untuk mengajukan permohonan kepada BKN untuk segera mengatifkan kembali. Sebab dari delapan yang diajukan, hanya satu bisa dipertimbangkan," ujar Reza Mamonto.

Menurutnya, ketujuh PNS yang tersisa, sudah beberapa kali diajukan, namun jawabannya tetap mereka dipecat dengan tidak hormat. Sementara satunya lagi, masih dipertimbangkan.

Reporter : Gunawan Mamonto
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.