Suara Pembaharu ideas 2018

Jakarta, Suarapembaharu.com - Klaim M Nazarudin yang menyebut nama Fahri Hamzah terlibat dalam sejumlah kasus korupsi, langsung ditanggapi oleh Wakil Ketua DPR RI itu. Menurutnya, keterangan Nazarudin sudah didengarnya dari sebuah rekaman. Dan kalimat yang paling sering diucapkan adalah KITA SERAHKAN KEPADA KPK.


Sedangan, Kalimat kedua yang paling banyak dikatakan oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu adalah SAYA PALING BANYAK BANTU KPK. Dan berikutnya adalah Nazar juga mengatakan bahwa dirinya sudah mengatakan begitu banyak nama untuk ditindaklanjuti oleh KPK.

" Nah, disitulah bahwa persekongkolan Nazar dengan KPK sangat mendalam. Oleh sebab itulah maka, dapat diambil kesimpulan bahwa yang disampaikan Nazar itu atas kekecewaannya. Ada dua hal yang bikin dia kecewa, pertama asimilasinya yang tertunda karena bocornya dokumen KPK yang menjamin kalau yang bersangkutan tidak mempunyai kasus," kata Fahri Hamzah.

Sedangkan persoalan bocornya kembali dokumen pansus angket yang sekarang telah menjadi lampiran laporan angket tentang ratusan kasus Nazar yang disimpan KPK. Fahri menyimpulkan bahwa persekongkokolan Nazar dan KPK ini telah menjadi masalah keamanan nasional.

" Oleh karena itu, saya ingin menyimpulkan bahwa persekongkolan Nazar dengan KPK ini telah menjadi problem keamanan nasional. Itu lah sebabnya, dengan kesimpulan pansus angket berakhir, maka komisi 3 dan komisi 1 selayaknya menimbang persoalan ini sebagai persoalan keamanan nasional yang serius," tambahnya.

Sebab semua peristiwa hukum belakangan ini, kata Fahri, terutama penyebutan nama nama besar termasuk SBY dan keluarganya, nampaknya hasil dari satu persekongkolan yang luar biasa yang substansinya hilang.

" Inilah yang harus kita cermati. Dan saya akan terus memantau kasus ini untuk menuntaskan penanganan kasus persekongkolan yang telah merusak nama baik dan keamanan bangsa. Kekacauan yang dilakukan tersebut telah melahirkan keributan yang merusak iklim pembangunan. Dan demokrasi kita," tegas Wakil Ketua DPR RI ini, Senin (19-2-2018).

Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.