Suara Pembaharu ideas 2018

Bitung, Suarapembaharu.com - Tuntutan buruh PT.Delta Pasific Indotuna yang kembali disuarakan pada 8 Februari 2018 lalu dan berakhir dengan rapat dengar pendapat di gedung DPRD kota Bitung ternyata berbuntut panjang. Sebanyak 512 orang pekerja di PHk secara sepihak oleh perusahaan yang berada di kelurahan Girian Bawah tersebut.

(ist) Estephanus Sidangoli saat RDP di gedung DPRD kota Bitung

Sejumlah tuntutan pekerja. Diantaranya, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) pekerja yang diberhentikan saat mendekati hari raya, tuntut bayar pesangon pekerja yang diberhentikan,hapus perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) yang merugikan pekerja dan tidak sesuai aturan perundang undangan.

Menurut Ketua RTMM-SPSI kota Bitung, Estephanus Sidangoli, tuntutan tersebut adalah hal normatif dan diatur didalam Undang Undang Ketenagakerjaan.

" Pekerja yang diberhentikan tanpa pesangon dan diberhentikan disaat akan menyambut hari raya adalah sebuah bentuk penzoliman yang dilakukan oleh pengusaha. Belum lagi perjanjian kerja waktu tertentu yang sangat mencederai aturan," jelasnya, Sabtu (10-2-2018).

Reporter : Yaser Baginda
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.