Suara Pembaharu ideas 2018

Boltim, Suarapembaharu.com - Menyangkut postingan AM lewat Media Sosial (Medsos) group facebook Manguni 123/tetengkoren belum lama ini, berujung pada putusan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar dalam pelaksanaan konfrensi pers di lantai dua Sekretariat Pemerintah Daerah (Pemda), Senin (05-02-2018).

(ist) konfrensi pers Sehan Landjar terkait postingan AM 

Konfrensi pers yang menghadirkan Kepala Bagian (Kabag) Humas Polres Bolaang Mongondow (Bolmong), Syaiful Tamu, ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) R Kartiman, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow Timur (Amabom) Dedy Ginoga, membuktikan Bupati tetap berpegang teguh pada pernyataanya kepada sejumlah media.

Pada kesempatan itu pula ia menambahkan bahwa hal ini akan di tindak lanjut ke ranah hukum.

"Saya akan membawa masalah ini ke ranah hukum karena ini bukan berita main-main, karena bisa mengganggu stabilitas keamanan,dan akan segera membuat laporan ke pihak kepolisian," ujar Eyang sapaan akrabnya.

Menanggapi hal demikian, Syaiful Tamu menyatakan bahwa postingan dari saudara AM memang memancing berbagai tanggapan dari kalangan masyarakat.

"Pihak kami melalui Tim Cyber Crime untuk memantau aktvitas medsos yang mengandung ujaran kebencian. Terkait Postingan AM memang memancing berbagai tanggapan dari masyarakat," terang Tamu.

Ia juga menjelaskan bahwa apa yang disampaikan Bupati terkait persoalan ini merupakan hal yang serius.

"Dapat kami ambil apa yang dikatakan pak bupati bahwa ini adalah persoalan serius. Dan kepada masyarakat Bolmong agar tetap tenang dan jangan terpancing, tetap jaga kerukunan antar umat beragama. Insan pers sebagai penyambung informasi ke publik agar bisa membuat pemberitaan yang sesuai dan bukan hoax," jelasnya.

Sementara, Saudara Artur Mumu saat dikonfirmasi biro manado media ini mengatakan bahwa dirinya tidak berniat untuk menghujat atau menjatuhkan Bupati, namun sebaliknya ia hanya mepertanyakan pemberittan tersebut.

"Saya tidak berniat untuk menghujat atau menjatuhkan, tetapi
Saya hanya mempertanyakan pemberitaan tersebut,,,??
Meski sudah pernah ada klarifikasi antara kedua pihak, itu saya tidak tahu," ungkapnya.

Dirinya hanya meminta penegak hukum didaerah untuk mengambilalih kasus dugaan penistaan agama itu.

" Saya meminta penegak hukum di daerah segera mengambil alih dugaan kasus penistaan agama terutama nama Tuhan Yesus Kristus dan Nabi Muhammad," ujarnya lagi.

Karena menurutnya, jika kasus seperti ini tidak ditindak sesuai aturan, itu akan menimbulkan masalah masalah serupa dan ada akhirnya akan selesai dengan klarifikasi.

"Kalau kasus seperti itu tidak ditindak sesuai aturan, takutnya timbul masalah-masalah serupa dan hanya selesai pada klarifikasi tanpa ada sangki pidana. Saya juga mendoakan supaya Bupati Sehan Landjar, selalu sukses dan Diberkati Tuhan," pungkasnya.

Reporter : Adryanta Mokodompit
Editor : Arham Licin

Post a Comment

Suara Pembaharu

{picture#https://lh3.googleusercontent.com/-KxCpQnd7tqI/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJk/t239p-tSaZY/s120-c/photo.jpg} Media Online, Suara Pembaharu. Menyajikan Informasi Aktual & Terpercaya. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.